Pembibitan Melon, Hasilkan Benih Berkualitas

PEMBIBITAN adalah proses yang sangat penting dalam sebuah budi daya, karena pembibitan menyediakan bibit bermutu dari varietas yang unggul dan sehat. Dengan bibit yang unggul dan sehat akan diperoleh buah melon yang berkualitas dan dapat tumbuh pada lingkungan yang diinginkan.

Anak Agung Ngurah Mayun, dosen Pertanian Universitas Warmadewa memaparkan memilih bibit yang banyak dijual di toko saprodi, jangan asal-asalan. “Kita harus teliti apakah bibit melon tersebut cocok ditanam di dataran tinggi atau dataran rendah. Banyak sekali merek bibit melon yang disediakan,” terangnya. Pada awal budi daya memang petani harus membeli bibit unggul. Setelah panen baru petani bisa membuat bibit sendiri, dengan memilih buah yang kualitasnya bagus, kematangan sempurna dan tidak terserang hama.

Selain memperoleh buah yang berkualitas tujuan dari pembibitan adalah agar diperoleh tanaman melon yang dapat berproduksi buah sesuai dengan keunggulan varietasnya, tumbuh dengan sehat dan memiliki adaptasi lingkungan yang baik.

Pembibitan melon dapat dilakukan di tray atau pada oker, namun pembibitan pada oker membutuhkan lebih banyak tanah. Untuk media tanam digunakan campuran pupuk organik berupa kotoran kelinci padat yang sudah difermentasi, tanah dan cocopeat dengan perbandingan 3:1:1 dan tambahkan nematosida yaitu puradan.

Setelah media tanam siap, biji melon yang sudah dipilih rendam dalam ember selama lebih kurang satu jam. Biji melon yang terapung dipisahkan dengan biji melon yang terbenam di dalam ember. Biji melon yang terendam ambil dan anginkan selama lebih kurang setengah jam

Pada tahapan perendaman ini, beberapa orang ada juga yang merendam kembali menggunakan cairan Em4, fungsinya untuk menciptakan ketahanan pada bibit dengan membangkitkan bakteri yang baik untuk kebutuhan nutrisi biji. Setelah itu tanam biji pada media semai yang sudah disiapkan.

Selama biji melon berada dalam tahap pertumbuhan sebaiknya letakkan bibit di tempat yang mendapat sinar matahari pagi langsung. Bibit yang mendapatkan sinar matahari pagi langsung, pertumbuhan batangnya akan kokoh dan kuat dibandingkan dengan bibit yang tidak mendapatkan sinar matahari pagi.

Selain itu yang perlu diperhatikan saat pembibitan adalah agar bibit melon tidak kekeringan. Jadi saat pembibitan lakukan penyiraman  dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari, karena sangat riskan bila hanya dilakukan penyiraman sekali saja. “Dalam waktu dua minggu sudah dapat ditransplanting ke lapangan,” pungkasnya. *pur/editor rahadi