Dibayangi Dampak Ekonomi, DPK Perbankan di Tabanan tetap Tumbuh

Anditya Mahendra Krishna (di tengah-tengah) usai menyerahkan pemenang undian Simpedes secara simbolis

Tabanan (Bisnis Bali) –
Di tengah dampak bayang-bayang kelesuan ekonomi dan adanya tahun politik, kondisi tersebut disejumlah kalangan perbankan tak mengakibatkan pada terhambatnya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), khususnya tabungan. Terbukti, pertumbuhan DPK perbankan di Tabanan tetap terjadi, bahkan tumbuh signifikan belakangan ini.
Kepala Bank BRI Cabang Tabanan, Anditya Mahendra Krishna, di sela-sela penarikan undian Simpedes di Tabanan, Jumat (5/4) mengungkapkan, hingga saat ini pertumbuhan DPK cukup bagus. Itu tercermin dari total simpanan DPK di BRI unit se-Kantor Cabang BRI Tabanan pada September 2018 sampai dengan Februari 2019 menunjukan perkembangan cukup menggembirakan. Paparnya, posisi September 2018 simpanan DPK mencapai Rp 793 miliar lebih dengan jumlah nasabah mencapai 157.322 orang, sedangkan posisi Februari 2019 naik mencapai Rp 830 miliar lebih dengan jumlah nasabah penyimpan 165.984 orang.
“Bercermin dari kondisi tersebut, pertumbuhan simpanan dari September 2018 sampai dengan Februari 2019 mencapai Rp 36 miliar lebih, dan delta pertumbuhan penyimpanan 8.662 orang,” tuturnya.
Jelas Anditya, dari total simpanan yang didapat tersebut kemudian dilempar kembali ke masyarakat dalam bentuk pnjaman (kredit) dengan angka pertumbuhan mencapai Rp 974 miliar, dengan jumlah peminjam mencapai 35.788 orang pada posisi September 2018. Sementara lanjutnya, pada Februari 2019 posisi kredit mencapai Rp 1.016 triliun dengan jumlah peminjam mencapai 36.147 orang.
Di sisi lain lanjutnya, terkait pencapaian tersebut pihaknya terus akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan dalam rangka menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut dalam bentuk kredit agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat luas. Itu sekaligus dalam rangka ikut mendorong pertumbuhan usaha di masyarakat secara berkelanjutan atau dalam rangka memberdayakan potensi daerah.
“Sehingga dapat menumbuhkan semua sektor usaha yang ada di Tabanan, baik itu mengembangkan usaha mikro dan UKM,” ujarnya
Sementara itu, saat ini jumlah jaringan kerja yang dimiliki BRI Tabanan adalah 1 Kantor Cabang, 1 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 17 unit, 8 Teras, dan 1.272 agen BRILink yang keseluruhan terhubung secara online. Katanya, terkait pelayanan juga, BRI didukung juga oleh jaringan e-chanel. Yakni, 42 ATM, 4 CRM, 295 EDC yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.
“Keberadaan agen BRILink yang tersebar luas akan memudahkan nasabah untuk melaksanakan transaksi perbankan,” harapnya.*man