Singaraja (Bisnis Bali) – LPD Desa Pakraman Anturan Kecamatan Buleleng melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tahun buku 2018 pada Minggu 31 Maret 2019. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Open Stage Desa Anturan ini, LPD Anturan melaporkan kepemilikan aset per Desember 2018 sebesar Rp240.968.910.000 dengan perolehan Laba Rp3.920.261.000.

Kepala LPD Desa Pakraman Anturan Nyoman Arta Wirawan mengungkapkan, kepemilikan aset LPD Anturan mengalami peningkatan hingga 17,10 persen, demikian juga dengan laba yang meningkat 1.82 persen dari tahun sebelumnya dimana aset per Desember 2017 hanya Rp205.785.240.000 dengan perolehan laba saat itu hanya Rp3.850243.000.

Untuk tahun 2019 pihaknya pun menargetkan peningkatan aset menjadi Rp246.590.009.000 dan target perolehan laba sebesar Rp3.959.825.000. “Di tengah deraan situasi ekonomi yang masih lesu kami tetap optimis mampu mencapai target sesuai dengan rencana kerja yang telah di buat,” jelasnya.

Antusias krama di LPD Anturan cukup tinggi, hal itu dibuktikan dengan jumlah nasabah LPD Anturan mulai dari nasabah penabung yang jumlahnya mencapai 18.000  lebih, deposito sebanyak 3.290 dan nasabah kredit 3.600 lebih. “Adapun upaya yang akan kami lakukan untuk semakin meningkatkan antusias krama diantaranya membuat inovasi produk – produk kredit, tabungan dan deposito begitu juga kita akan sesuaikan tingkat suku bunga agar lebih bersaing,” imbuhnya.

Menurut Kelian Desa Pakraman Anturan Drs. Ketut Mangku mengungkapkan bahwasannya keberadaan LPD Anturan sangat membantu masyarakat di Desa Pakraman baik dalam usaha ekonomi kerakyatan termasuk kelancaran pelaksanaan pembangunan di Desa Pakraman yang menyangkut Tri Hita Karana. “Tentu sudah menjadi kewajiban kita di lembaga adat untuk melestarikan dan mengajegkan LPD Desa Pakraman Anturan, kelancaran pembangunan di Desa Pakraman Antura ini juga tidak terlepas dari peran LPD Anturan ini,” jelasnya.

Di akhir kegiatan juga dilaksanakan penyerahan Dana Pembangunan ke Desa Adat oleh LPD Anturan sebesar 20 persen dari perolehan Laba yakni Rp 784.052.298. *ira/editor rahadi