Tanam Sawi di Sabut Kelapa, Kurangi Penggunaan Polybag

MELIHAT sawi hijau ditanam dalam sabut kelapa dan digantung, merupakan hal unik yang kreatif dan membuat pekarangan rumah terlihat indah. Selain itu, sawi hijau dapat dipanen untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.

Kreativitas tersebut dilakukan Ketut Sadia warga Br Tangtu, Denpasar yang ingin turut ambil bagian dalam menyukseskan Peraturan Gubernur  Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Satu Kali Pakai. Sekaligus menyukseskan program HATINYA ( Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman ) PKK dengan menanam sayuran di pekarangan rumah.

“Selama ini saya masih  memanfaatkan polybag untuk menanam sayuran. Tetapi  karena pemerintah mengimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, saya berpikir bagaimana cara mengurangi penggunaan polybag,” tuturnya kepada Bisnis Bali, Minggu (31/3) lalu di Denpasar.

Ide penggunaan sabut kelapa sebagai pengganti polybag muncul, karena melihat banyak sabut kelapa berserakan sebagai sampah upacara. “Saya lihat banyak sabut kelapa, lalu muncul ide untuk menyulapnya jadi pot gantung. Dalam sabut kelapa ada banyak unsur NPK, jadi sangat baik bagi tanaman,” tukasnya.

Pot gantung sabut kelapa tersebut kemudian diisi media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kompos. Baru kemudian tanam bibit sawi hijau yang sudah siap tanam. “Dari segi pertumbuhan tidak ada bedanya dengan sawi yang ditanam di lahan. Kadang lebih subur, karena nutrisi terpenuhi dari media dan juga sabut kelapa,” tandasnya.

Ia berharap, upaya yang dilakukan dapat sedikit berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik. “Saya harap, semua pihak mulai berpikir dan melakukan gerakan mulai dari diri sendiri. Meski terlihat kecil, bila semua melakukan dan kembali ke alam maka dampaknya akan sangat besar,” tandasnya.

Dengan menanam sayuran sendiri tanpa menggunakan pupuk kimia dan pestisida, akan sangat bermanfaat bagi kesehatan keluarga. Sawi hijau mengandung banyak serat, protein, lemak, kalsium, foto, zat besi, vitamin A, B1 dan vitamin C.

Dengan kandungan gizi tersebut sawi hijau memiliki banyak sekali khasiat serta manfaat di antaranya mengurangi produksi asam lambung, menyuburkan rambut, melancarkan proses metabolisme, sebagai antioksidan, membantu sistem kerja ginjal, membantu proses detoksifikasi dan meningkatkan daya imun tubuh. Selain itu, sebenarnya masih banyak khasiat serta manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi sawi hijau. *pur/editor rahadi