HUT Pegadaian ke-118, “Era Baru The Gade” Transformasi Pegadaian dari Sisi Bisnis dan Layanan

Denpasar (Bisnis Bali) – PT Pegadaian (Persero) memasuki usia ke-118 tahun dengan “Era Baru The Gade” yaitu menandai transformasi Pegadaian baik dari sisi bisnis maupun layanan. Peringatan HUT ke-118  berlangsung meriah yang dipusatkan di Kantor Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Jalan Raya Puputan Renon, Senin(1/4/).
Pimpinan PT. Pegadaian (Persero)  Kanwil  VII Denpasar, Nuril Islamiah di sela-sela perayaan HUT mengatakan pada 2019 adalah era tranformasi. Restorasi pada 2019 yaitu insan Pegadaian harus melakukan perubahan mindset, bisnis dan dalam meraih pasar. harapannya pada 2023 mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari sekarang. 
“Pegadaian Denpasar tahun ini ditargetkan Rp4,6 triliun dan pada 2023 di kisaran Rp10,25 triliun atau ada peningkatan 2,5 kali lipat,” katanya.
Dalam kesempatan ini hadir pula Vice President (Deputi Bisnis) Area Pegadaian Denpasar, Sucahya P. Laksana, Humas PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan dan jajaran pegawai Pegadaian.

Suasana makin meriah ketika ratusan pegawai Pegadaian yang hadir berjoget bersama diiringi alunan musik yang membuat suasana makin hidup.
Lebih lanjut Nuril Islamiah mengatakan, berbagai inovasi produk dan layanan baru pun telah diluncurkan Pegadaian untuk menandai transformasi “Era Baru The Gade”. Di antaranya layanan digital atau Pegadaian Digital Service yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian secara online di smartphone atau gadget.
Lalu ada investasi tabungan emas yang bisa juga digunakan untuk jaminan haji, digadaikan kembali atau hal lainnya. Itu berarti masyarakat yang tidak bisa langsung investasi dengan biaya tinggi bisa hanya dengan Rp6 ribu sudah bisa menabung emas dan investasi. 
Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam sambutan tertulisnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, manajemen, jajaran Direksi, serta Dewan Komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat, dan membesarkan Pegadaian.
Menurutnya hingga 2018, perusahaan berhasil menunjukkan kinerja yang baik, yang ditandai dengan laba bersih Rp 2,775 triliun, serta memberikan kontribusi kepada negara dengan menyetorkan pajak Rp1,441 triliun dan dividen Rp1,005 triliun.
“Sungguh ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi kita, dan ini semua merupakan hasil kerja semua pihak yang begitu antusias memajukan perusahaan, meskipun kita baru memasuki tahap awal melaksanakan implementasi transformasi,” katanya. 
Pihaknya meyakini transformasi yang dilakukan akan sangat membantu melambungkan kinerja perusahaan, dengan syarat seluruh insan Pegadaian menyadari, mengerti, serta secara sungguh-sungguh dan bersama-sama mengimplementasikan program transformasi yang dijalankan.
Tidak hanya itu ia juga mengingatkan kepada karyawan jangan berpuas diri melihat hasil yang sudah diapai pada hari ini, karena ke depan akan menghadapi tantangan bisnis yang lebih besar, sebagai akibat perubahan regulasi, kompetisi, dan perkembangan teknologi.
“Untuk itu saya mengajak seluruh Insan Pegadaian agar mengubah mindset dan memiliki semangat baru untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” ujarnya.
Diakui banyak sekali peluang bisnis yang belum  diraih secara optimal. Untuk itu ia  menghimbau agar lebih semangat, kreatif, cerdas, gesit, dan lincah dalam bekerja. Dengan kata lain harus lebih aktif untuk melayani dan meningkatkan jumlah nasabah lebih agresif lagi termasuk jangan pelit untuk memberikan waktu lebih, dalam kaitannya dengan upaya menyukseskan transformasi perusahaan.   
“Hanya ada dua hal yang selalu menjadi fokus utama Board of Director (BOD), yang pertama tentunya kami akan terus fokus pada bagaimana kita bisa meraih kinerja yang excellent. Kedua secara terus- menerus bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan,” ucapnya.
Untuk mewujudkan kedua hal di atas, maka seluruh insan Pegadaian harus bisa guyub, rukun, bersatu dalam menghadapi perubahan yang cepat dan persaingan bisnis yang makin ketat.
Kuncinya adalah keterbukaan dalam berkomunikasi, karena dengan keterbukaan maka akan menciptakan kekompakan, dan dengan kekompakan akan lebih mudah untuk memajukan perusahaan.
Selain itu ia mengharapkan agar seluruh insan Pegadaian lebih inovatif, yang mengarah pada penciptaan produk dan layanan baru, serta pengembangan proses bisnis baru.
‘Saya sangat bangga bahwa pada saat ulang tahun ini, kita berhasil meluncurkan produk dan proses baru, yang memang sangat dibutuhkan masyarakat,” paparnya.
Salah satu langkah yang harus dilakukan untuk membuat loncatan kinerja perusahaan, adalah melibatkan seluruh insan Pegadaian dalam berperan aktif memasarkan produk dan layanan Pegadaian.
“Saya ingin seluruh insan Pegadaian dan keluarganya memiliki sense of belonging yang tinggi, kepada perusahaan yang kita cintai dan banggakan ini. Oleh karena itu dalam kesempatan ini kita meluncurkan program Employee Get Customer sebagai aksi nyata dalam memperkuat basis nasabah (customer base),” imbuhnya.
Pada momen HUT yang membahagiakan ini, Direksi memutuskan untuk membayarkan bonus tahunan, atas kinerja tahun 2018.
Selain itu untuk memotivasi karyawan dalam mewujudkan pelampauan kinerja 2019, manajemen memberikan tabungan emas sebesar satu kali take home pay.*dik