Perbankan Berambisi Genjot Pertumbuhan Agen Laku Pandai

Tabanan (Bisnis Bali) –
Menjangkau masyarakat yang tinggal dipelosok desa dengan layanan perbankan, sejumlah lembaga keuangan di Tabanan mengupayakan dengan terus menggenjot pertumbuhan jumlah agen laku pandai pada tahun ini. Tak tangung-tangung targetnya bahkan mencapai dua kalilipat pada tahun ini.
“Tahun ini target pertumbuhan agen laku pandai atau agen BRILink cukup tinggi. Dan hingga saat ini kami sudah existing agen sekitar 900 pada tahun ini,” tutur Kepala Bank BRI Cabang Tabanan, Anditya Mahendra Krishna, di Tabanan, belum lama ini.
Terangnya, pertumbuhan agen laku pandai ini nantinya di porsikan menyebar diseluruh kecamatan, hingga pelosok desa yang ada di Kabupaten Tabanan. Imbuhnya, itu sesuai dengan tujuan dari agen BRILink guna mendekatkan layanan perbankan pada masyarakat yang ada dipelosok, khusunya menjadi prioritas utama adalah daerah yang masyarakatnya tidak terakses perbankan atau jauh dari kantor layanan, namun daerah tersebut masih terakses oleh sinyal internet sebagai penunjang transaksi.
“Contohnya di Desa Gadung, Kecamatan Selemadeg Timur, daerah tersebut belum terakses perbankan, namun terjangkau oleh layanan internet. Sebab itu, daerah tersebut menjadi salah satu prioritas dalam penyediaan agen dari laku pandai ini,” ujarnya.
Jelas Mahendra, saat ini di Kabupaten Tabanan hampir semua daerah di pelosok terjangkau oleh sinyal internet atau tidak ada titik yang blankspot. Bercermin dari itu, menurutnya sangat dimungkinkan bagi tumbuh dan menyebarnya agen laku pandai nantinya.
Sambungnya, selama ini pemanfaatan layanan transaksi perbankan melalui agen laku pandai (BRILink) cukup tinggi, itu pula membuktikan bahwa masyarakat sebagai nasabah memang sangat terbantu dengan layanan tersebut. Di sisi lain tambahnya, tingginya transaksi di agen laku pandai tersebut, bahkan sejumlah agen BRILink di Kabupaten Tabanan rata-rata bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 300 ribu per hari.
“Sebenarnya layanan agen laku pandai ini tidak saja membantu masyarakat (nasabah), namun juga bisa memberi pendapatan tambahan dari sisi agen sesuai dengan jumlah transaksi yang dilayani,” tandasnya.
Selain itu, dalam kaitannya ikut mendorong pertumbuhan UKM di Tabanan, seiring dengan besarnya animo kewirausahaan yang merupakan dari kalangan kaum milinial, pihaknya mengungkapkan sangat mendorong salah satunya melalui pendampingan usaha. Akuinya, saat ini Bank BRI Cabang Tabanan telah memiliki ratusan UKM yang merupakan binaan.
“Terpenting untuk bisa menjadi binaan, usaha atau UKM bersangkutan sudah berjalan selama enam bulan untuk kemudian disopport dalam hal permodalan,” tandasnya.*man