BPD Bali Cabang Badung Gelar Edukasi dan Literasi Keuangan

Mangupura (Bisnis Bali) – Bank BPD Bali Cabang Badung menggelar kegiatan edukasi dan literasi keuangan menyasar perempuan, UMKM khususnya pelaku usaha mikro, pemuda, pelajar dan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan akses keuangan bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi nasabah dan calon nasabah bank milik krama Bali ini.
Kepala Bank BPD Bali Cabang Badung I Gusti Agung Gede Suadnyana, S.T. di sela-sela Cinta Pasar di Pasar Desa Adat Kampial, Sabtu (30/3) mengatakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan tahun ini dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu sosialisasi produk dana, kredit serta no plastic campaign di SD CHIS, dan Cinta Pasar yang mengambil tempat di Pasar Desa Adat Kampial. 
“Kegiatan sosialisasi dengan siswa dan guru sekilas mengenai OJK dan produk tabungan simpanan pelajar (simpel) disosialisasikan kepada kurang lebih 250 siswa, di mana 178 orang siswa sudah memiliki tabungan simpel di Bank BPD Bali Cabang Badung,” katanya.
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bank BPD Bali Capem Nusa Dua I Komang Sandhyana Kartika, S.E., M.M., Wakil Cabang BPD Bali Cabang Badung
I Kadek Astika Budiasa, S.E., M.M. dan beberapa jajaran pegawai Bank BPD Bali.
Selain melakukan sosialisasi, pada kegiatan ini dibagikan goodie bag pada 3 orang siswa dengan jumlah tabungan terbanyak. Hal ini untuk memotivasi siswa agar makin rajin menabung dan menambah saldo tabungan simpel yang dimiliki dan memotivasi siswa lainnya yang belum menabung untuk membuka rekening.
“Selain itu, tas go green juga dibagikan kepada seluruh siswa yang sudah memiliki rekening tabungan simpel sebagai bentuk kepedulian bank untuk mengurangi sampah plastik,” ujarnya.
Pihaknya pun menyampaikan produk dana dan kredit seperti Tabungan Sibapa, Tabunganku, THT Bali Dwipa, Mobile Banking, Internet Banking serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga disosialisasikan. Banyak di antara guru-guru di sekolah ini memiliki usaha kecil sebagai sampingan dan tertarik ingin memperoleh KUR dan beberapa guru lainnya menyampaikan akan membuka Tabungan THT setelah acara usai.
Sementara itu terkait acara Cinta Pasar di Pasar Desa Adat Kampial, diakui menyasar pedagang pasar sebagai pelaku UMKM mikro dan juga pembeli yang sebagian besar adalah perempuan dan pemuda. Di Pasar ini terdapat ± 108 pedagang dan 18 di antaranya sudah menjadi loyal customer di Bank BPD Bali Capem Nusa Dua. Diharapkan dengan mengadakan Cinta Pasar dapat menjaring lebih banyak nasabah dana dan kredit yang akan membuka rekening di Bank BPD Bali.
Kedepannya melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat teredukasi mengenai lembaga keuangan khususnya bank serta dapat menikmati kemudahan-kemudah dengan menggunakan produk-produk khususnya produk e-banking milik Bank BPD Bali di era keuangan digital ini.
“Dengan produk-produk E-Banking Bank BPD Bali bertransaksi dimana saja dan kapan saja semua jadi mudah,” jelasnya.   
Kepala Pasar Kampial, I Made Sukadana, menyambut baik atas literasi yang diprakarsai oleh Bank BPD Bali karena kegiatan tersebut mrupakan program yang sangat bagus.
“Apalagi karyawan Bank BPD blusukan langsung ke pasar. Kami berharap melalui edukasi ini akan lebih membuat pengetahuan para pedagang terkait prodak unggulan di bank BPD makin meningkat,” katanya.
Khususnya di BPD ada kredit untuk usaha untuk pedagang lewat KUR. Sementara dari, jumlah para pedagang sendiri yang ada di pasar Kampial mencapai 150 padagang sehingga kedepannya diharapkan gelar cinta pasar karena pasar lebih rutin digelar.
Hal sama disampaikan salah satu padagang Sayu Ketut Artini yang membuka program THT Rp600.000.*dik