Amlapura (Bisnis Bali) – LPD Desa Pakraman Tabola, Karangasem menggelar laporan pertanggungjawaban (LPJ) tutup buku tahun 2018 pada (27/3). Dalam LPJ yang digelar di wantilan desa pakraman setempat tersebut melaporkan aset yang dimiliki telah mencapai Rp12,4 miliar dengan laba Rp263 juta.

Kepala LPD Desa Pakraman Tabola I Ketut Sukayasa saat ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, kepemilikan aset mengalami peningkatan hingga 53,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2017). Tahun 2017 aset yang dimiliki hanya Rp8,1 miliar. Demikian pula pencapaian laba mengalami peningkatan dari 2017 dimana tahun sebelumnya tercatat hanya Rp228 juta. “Adapun dana pembangunan yang kami berikan kepada desa pakraman pada tahun ini mencapai Rp52,6 juta,” katanya.

Dikatakannya kepercayaan masyarakat kian tumbuh kepada LPD Tabola. Hal ini dapat dilihat dari dana pihak ketiga (DPK) yang mampu dihimpun LPD.Terutama deposito yang mengalami peningkatan cukup signifikan. DPK yang mampu dihimpun hingga akhir tahun 2018 mencapai Rp7,4 miliar berupa deposito. Jumlah ini mengalami peningkatan hingga 71,95 persen dibandingkan 2017. Pada tahun 2017 DPK yang mampu dihimpun hanya Rp4,3 miliar. Demikian pula tabungan, mengalami peningkatan hingga 49,47 persen dari Rp2,5 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp3,8 miliar pada tahun 2018. Sementara kredit yang mampu disalurkan mencapai Rp10,9 miliar, meningkat 50,67 persen dari tahun 2017 yang tercatat hanya Rp7 miliar.

Sukayasa mengatakan, pencapaian yang didapatkan hingga saat ini tidak lain dari dukungan masyarakat, prajuru desa pakraman,hingga pengawas LPD termasuk tokoh masyarakat yang memiliki kepercayaan kepada LPD. Untuk itu, dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberadaan LPD selama ini baik dalam hal meminjam ataupun menyimpan dana serta memanfaatkan program-program LPD selama ini. “Kedepanya kerjasama yang sudah terjalin baik dengan masyarakat ini dapat terus terjaga dan kita tingkatkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bendesa Adat Tabola I Gusti Ngurah Mantra, mengaku sangat mengapresiasi atas perkembangan LPD Desa Pakraman Tabola, khususnya tahun 2018 dimana kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. LPD Desa Pakraman Tabola tetap memberikan andil besar terutama dalam setiap ada pembanguan yang kita laksanakan di desa pakraman.

Mantra berharap kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat, hendaknya dapat terus di pertahankan. “Kita selaku bendesa adat akan tetap mendukung secara penuh keberadaan LPD di tengah-tengah masyarakat Tabola,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKMKM Kabupaten Karangasem, I Gede Ngurah Yudiantara, yang hadir dalam kesempatan itu, mengatakan LPD sebagai milik desa pakraman patut dijaga bersama yang memiliki tujuan untuk memajukan perekonomian desa serta dengan menjaga adat dan budaya Bali. Dikatakannya, LPD Desa Pakraman Tabola mengantongi katagori sehat dengan peringkat ke 26 dari 190 LPD di Kabupaten Karangasem. *wid