Gianyar (Bisnis Bali) – BPJS Ketenagakerjaan diwakili oleh staf Bidang Kepesertaan, Diyan Pratikto bersama Ketua LPD Talepud Tegallalang sekaligus Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. Nyoman Cendikiawan, M.Si. menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada I Ketut Murda selaku ahli waris dari Ni Nyoman Kertiasih dan I Made Ariana selaku ahli waris dari Ni Wayan Seroni
Diyan menyatakan ahli waris mendapatkan haknya dari program JKM BPJS Ketenagakerjaan dengan total mencapai Rp24.000.000. Ni Nyoman Kertiasih sendiri mendaftarkan diri ke program BPJS Ketenagakerjraan melalui Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang berada di Desa Talepud.
Ketut Murda selaku ahli waris mengatakan sangat berterimakasih dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan karena sebagai keluarga merasa terbantu dengan adanya program seperti ini.
“Saya mengapresiasi dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini sehingga bisa membantu kami untuk melanjutkan hidup dan terimakasih atas bantuan yg cukup besar ini,” ucap Ketut.   
Harapan serupa juga disampaikan oleh Nyoman Cendikiawan. Ia menyatakan pentingya peran BPJS Ketenagakerjaan untuk masyarakat secara keseluruhan.
“Sudah selama 3 tahun kurang lebih kami sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami merasakan manfaat dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan sangat baik, diharapkan seluruh masyarakat Bali dapat terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaaan”, ujar Cendikiawan.   
BPJS Ketenagakerjaan sendiri berdiri berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Karena setiap warga Negara wajib dilindungi oleh Negara termasuk seluruh pekerja. Maka wajib hukumnya bagi setiap pemberi kerja mendaftarkan pekerjanya kepada program BPJS Ketenagakerjaan, begitu pula para pekerja swasta juga dapat mendaftarkan dirinya kepada program BPJS Ketenagakerjaan. Terdapat 4 program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). *dik