Buka Musrenbang, Sekda Susila Ajak OPD Posisikan Diri Sebagai Pelayan Masyarakat

Tabanan (Bisnis Bali) –
Menyempurnakan susunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pemerintah daerah 2020 mendatang, Pemkab Tabanan gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tabanan 2019 yang dibuka secara langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (28/3).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Perencanaan Makro dan Analisis statistik Kementerian Eka Chandra Buana, Kasubdit PEPPD Wilayah IV Direktorat Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Daerah Andi Setyo Pambudi, Kepala Bappelitbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi Perwakilan Forkompinda, didampingi Kepala Bappelitban Tabanan IB. Wiratmaja, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.
Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis di bacakan oleh Sekda I Gede Susila, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bappelitbang Tabanan atas keberhasilan meraih prestasi perencanaan terbaik tingkat provinsi tiga kali berturut-turut, dan tahun ini kembali masuk nominasi 10 besar Anugrah Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional.
“Mengingat di tengah-tengah keterbatasan yang kita miliki mampu masuk 10 besar dari 416 Kabupaten Se-Indonesia tentu bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Tularkan dan fasilitasi peragkat daerah untuk mampu berinovasi pada tupoksi-Nya masing-masing,” tuturnya.
Jelasnya, bahwa dalam upaya pemerataan pembangunan, perlu mencurahkan perhatian untuk membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tabanan, khususnya Tabanan Barat. Dikatakan, Taman Teknologi Pertanian (TTP) Pupuan perlu digarap lebih optimal dan perlu inovasi mewujudkan integrasi pertanian dan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi komoditas Nikosake, semua hal tersebut perlu dilakukan aksi-aksi terpadu dan berkelanjutan.
“Melalui musrenbang RKPD ini, saya harapkan dapat menjadi ajang evaluasi, sinkronisasi dan inovasi program-program pelayanan publik dan pengembangan ekonomi daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan secara nyata dan berkelanjutan,” terangnya.
Pihaknya juga berharap agar terjalin koordinasi lintas OPD, guna adanya sinergi program/kegiatan dan lokus di masing-masing OPD. “Sehingga masyarakat tidak disibukan melayani OPD untuk hal-hal yang tidak urgen. Perangkat Daerah harus memposisikan diri sebagai pelayan masryarakat, bukan sebaliknya,” ajaknya.
Sebelumnya, Anak Agung Ngurah Sutapa selaku Sekretaris Bappelitbang melaporkan Musrenbang RKPD kabupaten Tabanan merupakan forum bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan pembangunan untuk menyampaikan masukan dan saran bagi penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2020. Penyusunan RKPD telah melalui serangkaian tahapan, mulai dari Musrenbang RKPD di tingkat Desa, Kecamatan dan forum perangkat daerah.
“Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten telah sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam Permendagri 86 tahun 2017 yaitu minggu keempat bulan Maret, yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian desk dengan PD selama satu minggu,” ungkapnya.
Adapun Tema dan prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam rancangan RKPD tahun 2020, yaitu “Pemerataan Pembangunan berbasis potensi wilayah di Kabupaten Tabanan”. Dijelaskan Tema dan prioritas pembangunan tersebut merupakan penjabaran dari RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021 yang mengusung visi Tabanan Serasi serta target-target kinerja yang harus diwujudkan.
Pihaknya berharap, melalui Musrenbang RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2020 ini, dengan segala keterbatasan yang dimiliki, semoga mampu mewujudkan seluruh program yang telah direncanakan, sehingga visi mis Pemerintah Kabupaten Tabanan, yakni menuuju Tabanan Serasi seperti yang sering didengungkan makin dimantapkan.*man