UJI COBA - Uji coba penerapan e-parkir yang dimulai sejak Rabu (27/3).

Denpasar (Bisnis Bali) – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar melakukan uji coba penerapan elektronik parkir (e-parkir) di Pasar Badung. Uji coba berlangsung pada Rabu (27/3) yang dimulai dari pukul 04.00 dini hari.

Dirut PD Pasar Kota Denpasar I.B.Kompyang Wiranata saat ditemui dalam pantauannya mengatakan, persiapan penerapan e-parkir  ini sudah cukup lama. Bahkan, sebelum soft opening sudah dilakukan persiapan penerapan e-parkir ini. “Setelah kita berikan pelatihan pada petugasnya, hari ini kita mulai uji coba,” ujar Kompyang Wiratama.

Uji coba ini akan dilakukan seminggu untuk mengetahui kendala yang ada. Diakuinya, saat hari pertama ini ada beberapa kendala yang dihadapi. Seperti halnya server yang sempat mengalami trouble, sehingga perlu perbaikan beberapa saat dan perlu disetting ulang untuk bisa berfungsi maksimal.

Pria yang akrab disapa Gus Kowi ini memprediksi dalam waktu seminggu, semua pasti lancar. Dijelaskannya, pada awal uji coba ini kendala yang dialami bukan saja pada mesin, namun juga pengunjung yang belum hapal betul. Padahal, beberapa petunjuk sudah ada. Bahkan, pihaknya juga menempatkan 40 petugas parkir yang terbagi dalam tiga shif. “Ini yang juga perlu sosialisasi,” jelasnya.

Disinggung soal tarif, Gus Kowi mengatakan, semua kendaraan yang masuk kawasan Pasar Badung akan dikenakan tarif parkir secara pasti. Dan untuk tariff progresif akan dibicarakan lebih lanjut, yang mungkin saja dilakukan untuk menanggulangi terjadinya penginapan kendaraan. Namun demikian kebijakan yang dibuat nantinya tentu untuk menguntungkan semua pihak. “Kita akan bicarakan lebih lanjut. Saat ini tarifnya masih flat, yakni Rp1.000 untuk sepeda motor dan Rp2.000 untuk kendaraan roda empat,” terangnya.

Pantauan di Lapangan, PD Pasar menempatkan jalan masuk pada dua titik, yakni pintu di Jalan Gajah Mada dan yang kedua lewat Jalan Sulawesi. Sementara untuk akses keluar pasar hanya ada di Jalan Sulawesi. *adv/editor rahadi