BERLIBUR - Wisatawan Polandia yang berlibur ke Bali.

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah Provinsi Bali harus mensinergikan promosi pariwisata melalui Kemenpar dan Kedutaan. Ketua INCCA Bali, IB.Surakusuma Rabu (27/3) mengatakan, promosi sinergi ini untuk menjawab keterbatasan dana promosi pariwisata yang dimiliki pemerintah  kabupaten/kota dan pemerintah provinsi.

Promosi pariwisata Bali 2019 ini harus bersinergi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Ini mengingat dana promosi yang dimiliki pemerintah daerah di Bali sangat minim. Promosi pariwisata Bali juga bersinergi dengan kedutaan Indonesia di seluruh dunia. Promosi melalui kedutaan bisa menembus semua pasar.

Konsul Kehormatan Polandia untuk Bali ini mencontohkan, wisatawan Polandia ke Indonesia mencapai 10.000-11.000 orang per tahun. Dari sisi pendapatan per kapita, wisatawan Polandia potensial untuk berlibur ke Bali. Wisatawan Polandia memiliki tingkat belanja yang cukup tinggi. Mereka berlibur ke Bali tidak hanya menikmati alam dan budaya tetapi kuliner di Bali.

IB.Surakusuma menambahkan, dengan promosi sinergi akan mampu menyasar wisatawan Polandia yang potensial. “Mereka bisa berlibur ke Bali melalui informasi tentang Bali yang disampaikan Kemenpar bersamaan kedutaan,” tambahnya. *kup/editor rahadi