PERHELATAN Tari Rejang Renteng yang akan dipentaskan secara massal pada puncak perayaan HUT ke-415 Kota Singaraja, Sabtu 30 Maret 2019 ternyata memberikan berkah tersendiri bagi sejumlah pengusaha fashion hingga jasa tata rias di Singaraja.

Kebutuhan akan kostum penari di antaranya seperti kamen, kebaya, senteng, hingga make-up meningkat 50 persen. Hal itu juga dirasakan Ketut Pande  Agus Primadona, SS Owner Bali Lais Art ketika diwawancarai Bisnis Bali di Singaraja, Selasa (26/3).

Ia mengungkapkan, serangkaian pementasan rejang renteng massal  dirinya mendapat pesanan kamben dari jauh – jauh hari yang jumlahnya  mencapai 3.000 pcs. Permintaan kamben dalam jumlah besar ini tentu bukan persoalan baginya mengingat usaha yang ia tekuni sudah terbiasa melayani beberapa pesanan kain atau kebutuhan seragam dalam jumlah besar. “Jumlah pesanan kamben ini kemungkinan bisa lebih,” ungkapnya.

Meskipun permintaan meningkat drastis, namun pihaknya mengaku tetap menjual dengan mengikuti harga pasar yang ada. Pihaknya bersyukur juga dengan adanya perhelatan pementasan Tari Rejang Renteng massal ini selain sebagai bentuk pelestarian budaya bali juga menjadi peluang untuk para pelaku UMKM atau UMK yang ada di Buleleng. “Harganya mulai Rp50.000 – Rp60.000, per pcs,” jelasnya. *ira/editor rahadi