Parwata Apresiasi Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2020

Mangupura (Bisnis Bali) – Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Badung tahun 2019, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020, mendapat apresiasi pimpinan Dewan. Melalui Musrenbang RKPD ini, program yang belum bisa diselesaikan pada tahun 2019, bisa tercover pada tahun 2020.

“Sesuai apa yang menjadi rencana pemerintah daerah, maka ada hal yang memang harus menjadi prioritas yang harus dieselesaikan. Apa yang belum terselesaikan pada tahun 2019 ini, harus dituntaskan pada 2020,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Badung Drs. I Putu Parwata MK, M.M., Selasa (27/3) kemarin.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Parwata, perlu keseriusan bersama. “Saya setuju dengan Pak Bupati, untuk membangun Badung, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus bersinergi. Begitu juga dengan Dewan,” tegasnya.

Kedua, kata Parwata lagi, leading sector di Bagian Keuangan, Bappenda dan Sekda dapat mengatur daripada anggaran. “Harus betul-betul (anggaran-red) digunakan dengan skala prioritas. Tidak boleh like and dislike programnya. Semua harus mengacu pada RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021, semuanya mengacu pada skala prioritas yang sudah ditetapkan. Dengan demikian, harapan kita perbaikan dan kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat terdorong dan ketimpangan dapat diminimalkan,” kata politisi PDIP itu.

Untuk itu, Parwata menambahkan, terhadap apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintah, lembaga Dewan akan senantiasa men-support. “Terhadap pertumbuhan ekonomi kita dorong, infrastruktur, dan kelengkapan lainnya juga kita akan dorong supaya bisa tumbuh lebih baik. Sekarang yang perlu dilakukan fokus pada pendapatan, jangan lagi defisit, karena potensi besar,” tandas politisi asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara itu sembari berharap agar eksekutif dapat merancang pendapatan secara maksimal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung telah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Badung tahun 2019, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020, Senin (25/3) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

Dalam Musrenbang RKPD terungkap usulan program kegiatan prioritas 2.609 usulan, dengan kebutuhan pagu Rp 5.824.361.770.604,70. Usulan tersebut telah mengakomodir hasil musrenbang kecamatan yang berjumlah 752 usulan dengan kebutuhan pagu Rp 929.218.178.808,00.

Bupati Giri Prasta, dalam pengarahannya menegaskan agar dalam menyusun perencanaan pembangunan, tetap memegang teguh prinsip-prinsip dasar pembangunan Kabupaten Badung yaitu, pro growth, pro jobs, pro poor, pro culture, pro environment dan pro law enforcement, serta lima bidang prioritas PPNSB yang meliputi, pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama dan budaya serta pariwisata.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik adanya usulan tersebut dan tetap fokus pada pencapaian target-target RPJMD. Untuk itu kami minta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan PNS Badung harus berkomitmen, harus jujur, disiplin dan kerja keras,” terangnya. *adv/editor rahadi