KUNJUNGAN - Wakil Ketua II Ketua DPRD Kabupaten Badung, Made Sunarta, Selasa (26/3) kemarin menerima kunjungan dua rombongan DPRD. Rombongan pertama adalah pimpinan dan anggota DPRD Yogyakarta dan dombongan kedua adalah pimpinan dan anggota DPRD Pesawaran, Provinsi Lampung. 

Mangupura (Bisnis Bali) – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Badung, Made Sunarta, Selasa (26/3) menerima kunjungan dua rombongan DPRD. Rombongan pertama adalah pimpinan dan anggota DPRD Yogyakarta dan rombongan kedua adalah pimpinan dan anggota DPRD Pesawaran, Provinsi Lampung. Rambongan DPRD Yogyakarta dipimpin oleh Wakil Ketuanya Sujanarko, S.E., sementara rombongan DPRD Pesawaran dipimpin oleh Wakil Ketua III, Haji Rudi Agus Sunandar, S.E.

Rombongan DPRD Pesawaran datang ke DPRD Badung untuk mempelajari dua hal. Pertama adalah rancangan peraturan tentang kerja sama daerah dan rancangan peraturan daerah standar pelayanan kesehatan daerah. “Kita mengetahui bersama Kabupaten Badung sudah memiliki perda kerja sama daerah dan perda standar pelayanan kesehatan. Kami mohon bisa untuk dilakukan pembelajaran draf-draf peraturan tersebut sehingga kami ada gambaran dalam merancang aturan tersebut di kabupaten kami,” ujar Wakil Ketua III, Haji Rudi Agus Sunandar.

Hal sedana juga dikatakan  Wakil Ketua DPRD Yogyakarta, Sujanarko. Menurutnya, Kabupaten Badung memiliki segudang prestasi sehingga pihaknya perlu belajar dari Badung. “Kedatangan kami ke sini ingin melakukan sharing fungsi  kepemimpinan Dewan serta Sekwan dalam ketugasan Badan Anggaran dalam perencanaan anggaran dengan berlakunya  PP 12/2018,” ujarnya.

Sementara Made Sunarta mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan DPRD Yogyakarta dan Pesawaran. “Untuk segala yang dibutuhkan pihaknya siap akan membantu. Kami sudah siapkan dokumen dan draf yang dibutuhkan oleh rekan-rekan kami baik dari Yogyakarta dan Pesawaran,”ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk di Kabupaten Badung terkait bidang kesehatan, pihaknya mengakui memang sudah bagus. “Dari lahir hidup sampai mati ditanggung pemerintah. Untuk pendampingan kesehatan masyarakat Badung, kami memiliki program kartu Badung Sehat dan BPJS, jadi semua masyarakat tercover biaya kesehatan. Selain itu, penunggu pasien juga mendapat santunan,” terang politisi Demokrat Badung tersebut.  *adv/editor rahadi