Lindungi Hunian dengan Cat Dinding yang Tepat

TINGGAL di wilayah tropis memang memberikan keuntungan tersendiri. Adanya sinar matahari yang melimpah bisa membuat kita menghemat listrik di siang hari. Namun di mana ada kelebihan, terdapat pula kekurangan.

“Intensitas matahari dan curah hujan yang tinggi ternyata berisiko menyebabkan kerusakan pada kondisi bangunan. Untuk itu, diperlukan cat rumah yang dapat melindungi bangunan tempat tinggal agar terhindar dari pengelupasan dan peretakan dinding, atau bahkan pelapukan akibat jamur dan lumut,” jelas Ayu Wahyuni salah seorang dosen teknik di Denpasar.

Memilih cat rumah yang tepat tidak hanya sekadar memperhatikan estetika semata, namun juga perlindungan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan. Apabila kita berencana mengecat kembali rumah hunian, penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Cat primer atau cat dasar sebagai perekat.

“Dengan mengaplikasikan cat primer terlebih dahulu sebagai cat dasar daya lekat cat rumah akan menjadi lebih kuat, sekaligus melindungi dinding dari serangan alkali atau jamur. Sekarang ini sudah terdapat cat rumah yang formulanya mengandung cat primer sehingga kita tidak perlu lagi membeli 2 jenis cat rumah yang berbeda, sehingga proses pengecatan akan otomatis menjadi lebih cepat,” terang Ayu.

  1. Untuk bagian eksterior gunakan jenis cat rumah yang tahan terhadap cuaca.

Pemilihan cat rumah yang tepat dapat disesuaikan dengan kebutuhan bangunan. Eksterior bangunan memerlukan cat dinding luar rumah yang memiliki formula khusus, membuatnya tahan terhadap kondisi cuaca di wilayah tropis, seperti hujan, paparan sinar matahari, suhu lembap, dan polusi udara. Dengan ketahanan cat rumah seperti ini, bangunan tetap tampil prima dan terhindar dari kerusakan dalam waktu yang lama.

  1. Kualitas udara yang lebih baik dengan cat khusus interior.

“Jika cat rumah untuk bangunan harus tahan terhadap cuaca, sebaiknya dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Cat rumah dengan kandungan Volatile Organic Componds yang rendah, untuk membedakannya bisa dengan mencium baunya yang menyengat,” ungkap Ayu

  1. Perhatikan juga pilihan cat rumah untuk bagian bangunan yang lain

Tak hanya dinding yang perlu dilindungi, bagian-bagian bangunan lainnya seperti pagar rymah, kusen jendela, kusen pintu, pilar, dan plafon juga perlu perlindungan cat rumah yang tepat.

Dalam memilih cat rumah yang tepat untuk bagian-bagian ini, kenali terlebih dahulu material dasar dari bagian-bagian ini.Jika terbuat dari logam, seperti besi, gunakanlah cat anti karat. Apabila terbuat dari kayu, gunakanlah cat rumah khusus kayu yang anti air dan anti rayap.

  1. Warna cat eksterior yang meneduhkan

“Tampilan eksterior rumah amatlah penting. Sebagai wajah dari bangunan, sudah semestinya warna cat rumah yang dipilih dapat mempercantik wujudnya. Maka dari itu, sesuaikan warna cat rumah dengan konsep desain arsitektur rumah atau bangunan,” jelas Ayu.

Pilihan warna-warna alami, seperti abu-abu, putih, dan coklat muda, cocok diaplikasikan untuk rumah dengan model arsitektur tropis.

Intensitas matahari yang tinggi semestinya turut menjadi pertimbangan dalam memilih warna cat eksterior rumah. Untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk, pilihlah warna cat rumah yang lebih terang.

“Cat rumah berwarna terang dapat memantulkan panas sehingga mengurangi penyerapan panas, sedangkan cat rumah yang berwarna gelap malah cenderung menyerap panas,” tambahnya.

  1. Tentukan skema warna ruangan sebelum memilih warna cat rumah yang diinginkan

Seperti halnya cat rumah untuk bagian eksterior, dalam memilih cat rumah untuk interior ruangan, kita perlu menyesuaikan warnanya dengan gaya dan perpaduan warna yang ingin ditampilkan.

Lihat warna-warna apa yang muncul dari furnitur  dan material yang digunakan di dalam ruangan. Warna cat rumah yang kita pilih dapat menjadi penengah atau menjadi penguat dari warna-warna yang ada.

  1. Tahapan sebelum mengaplikasikan ulang cat rumah pada dinding

Pengerukkan pada dinding berlumut dan berjamur perlu dilakukan sebelum melakukan pengecatan ulang. “Tahapan ini bisa dipermudah dengan menggunakan cairan paint remover sehingga warna cat rumah yang lama lebih cepat mengelupas,” terang Ayu.

Untuk memastikan dinding telah bersih dari lumut dan jamur, gunakan pembersih khusus, seperti fungicidal wash. Bahan ini juga dapat mencegah lumut dan jamur tumbuh kembali pada dinding.

Lain halnya dengan dinding yang masih berada dalam kondisi yang baik dan tidak memerlukan pengerukan, kita bisa langsung melapisi dinding dengan wall sealer, sebelum nantinya dilakukan pengecatan ulang.

“Itulah langkah-langkah yang perlu kita perhatikan dalam memilih cat rumah yang tepat untuk hunian” ungkap Ayu Wahyuni. *ita/editor rahadi