Tabulampot Terong Belanda Percantik Pekarangan

MEMILIKI terong belanda untuk konsumsi keluarga, dapat ditanam dalam pot dan tidak membutuhkan lahan luas. Selain itu terong belanda saat berbuah, terlihat sangat indah serta dapat mempercantik pekarangan.

Bagi mereka yang ingin menanam atau budi daya terong belanda ini namun tidak memiliki lahan yang luas, bisa menanam terong belanda dalam pot atau polybag. “Hasil terong belanda yang ditanam dalam pot atau polybag hampir sama dengan yang ditanam di lahan, malah untuk mengontrol drainase lebih mudah,” tutur Wayan Badan, petani di Desa Yeh Mampeh, Batur Selatan.

Untuk menanam terong belanda dalam pot pertama siapkan bibit yang sudah siap tanam (umur sekitar 1,5 bulan). Kemudian siapkan pot/polybag berukuran sedang atau disesuaikan dengan bibit terong belanda. Siapkan juga media tanam berupa campuran tanah yang gembur, pupuk kompos dan sekam.

“Setelah bibit dan media tanam siap selanjutnya lakukan penanaman. Masukkan media tanam ke dalam pot hingga setengah bagian lalu letakkan bibit tepat di tengah pot baru masukkan kembali media tanam hingga 2 cm di bawah bibir pot, sedikit padatkan lalu lakukan penyiraman,” paparnya.

Untuk perawatan, lakukan penyiraman 3 kali sehari hingga tanaman berbunga. “Tetapi ingat, air jangan sampai tergenang. Karena terong belanda tidak suka terlalu banyak air. Jika sudah berbunga, frekuensi penyiraman dikurangi menjadi 2 kali sehari,” ucapnya.

Selain itu, lakukan pemupukan susulan dengan pupuk kandang atau pupuk organik. Pemupukan susulan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 7-8 hari setelah tanam. Pemupukan susulan kedua dilakukan pada saat tanaman telah berbunga. Pemupukan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan dosis yang telah ditentukan.

“Kalau tanaman terong belanda terserang hama dan penyakit, segera lakukan penanggulangan dengan menggunakan pestisida. Dosis yang sesuai anjuran,” tandasnya.

Bila perawatan tepat, terong belanda biasanya akan berbuah dan dapat dipanen setelah berumur sekitar 4 bulan setelah tanam. “Cara panen yang baik adalah dengan cara memotong bagian tangkai dengan gunting. Jadi tangki tanaman tidak patah dan buah juga tidak rusak,” pungkasnya. (pur)