Dewas PDAM Badung harus dari Profesional

Mangupura (Bisnis Bali) – Seleksi Perekrutan Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Mangutama Badung  yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung juga mendapat perhatian dari pihak legislator Badung. Dewan Badung yang juga sebagai lembaga kontrol pemerintah mengingatkan agar perekrutan dewas tersebut berjalan transparan serta benar-benar memilih orang-orang yang profesional.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Badung, Wayan Suyasa, S.H., yang dihubungi Jumat (22/3). Menurut Suyasa yang membidangi masalah aparatur daerah ini, dewan pegawas yang direkrut ini agar betul-betul profesional dalam melakukan tugasnya. “Mohon maaf, bukannya kami tidak percaya kepada para pelamar yang melamar dewan pengawas saat ini. Namun seleksi ini diharapkan betul-betul trasparan dan betul-betul memperoleh orang-orang yang profesional mengingat masalah di PDAM Badung cukup banyak terutama masalah kebocoran air,” ujarnya.

Sekretaris DPD II Golkar Badung ini juga mengungkapkan, meski PDAM Tirta Mangutama adalah perusahan nonprofit, orang-orang yang ditaruh di sana harus orang-orang profesional. “Pengawasan harus betul-betul dilakukan, mengingat keluhan pelanggan di daerah selatan cukup banyak dan masih banyak warga yang belum mendapatkan pelayanan PDAM Badung secara maksimal,” tegasnya kembali.

Sebelumnya Panitia seleksi (Pansel) Dewan Pengawas (Dewas) Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung  Rabu (20/3) menetapkan enam pelamar yang akan bersaing untuk merebut kursi Dewas PDAM tersebut. Dari enam orang yang mendaftar empat orang merupakan incumbent. Dua di antaranya adalah satu pendatang baru dan mantan Dirum PDAM juga ikut bersaing merebutkan kursi dewas. (sar)