Denpasar (Bisnis Bali) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Putri Suastini Koster siap bersinergi dengan organisasi dan lembaga yang melaksanakan program untuk mensejahterakan rakyat. Penegasan itu diutarakan Putri Koster saat diundang menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan  Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Selasa (19/3).

Mengawali paparannya, Putri Koster menyampaikan bahwa PKK merupakan sebuah organisasi dengan struktur paling lengkap. “Saya pernah berkecimpung di sejumlah organisasi, saya nilai PKK ini yang strukturnya paling lengkap. Struktur kepengurusannya ada mulai dari tingkat pusat hingga keluarga. Anggotanya adalah seluruh ibu rumah tangga,” urainya. Mengingat strukturnya yang begitu lengkap, ia meyakinkan bahwa program yang dikerjasamakan dengan PKK akan tepat sasaran. Oleh karena itu, ia menyambut positif program kemitraan yang dibangun BKKBN dengan TP PKK Bali untuk menyukseskan Program KKBPK.

Pada bagian lain, Putri Koster meyinggung pula tentang Kampung KB yang menjadi ikon Program KKBPK. Sepengetahuannya, pembentukan Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Istri orang nomor satu di Bali ini berpendapat, indikator suksesnya Program KKBPK bukan diukur dari bertambahnya Kampung KB. Sebaliknya, menurut Putri Koster, makin lama Kampung KB justru harus makin berkurang karena kesejahteraan dan kualitas keluarga di wilayah sasaran sudah makin meningkat dan tak ada lagi KK Miskin di wilayah tersebut.

Lebih dari itu, Putri Koster juga mengingatkan agar semua jajaran yang mempunyai program yang bekaitan dengan upaya mensejahterakan rakyat, langsung turun ke lapangan. “Ini kan program muaranya pasti untuk kesejahteraan rakyat. Jadi kalau bertukar pikiran di hotel seperti ini, kapan sampai ke masyarakat. Ayo setelah acara ini, kita langsung turun,” ujarnya sembari mengajak semua pihak menyederhanakan program yang ditujukan untuk mensejahterakan rakyat. Menurut Putri Koster, penyederhanaan program harus dimulai dari tingkat elit hingga implementasinya di lapangan.

Dalam kesempatan itu, wanita yang jago berpuisi ini juga mengkampanyekan Program HATINYA (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK yang saat ini tengah gencar dilaksanakan di seluruh Bali. Putri Koster menuturkan, HATINYA PKK menjadi perhatiannya karena belakangan natah (halaman rumah, red) masyarakat Bali banyak yang kurang terurus hingga menjadi sarang nyamuk. “Padahal PKK punya program yang luar biasa untuk menjadikan seluruh natahmasyarakat Bali bermanfaat dengan ditanami aneka tumbuhan yang bermanfaat untuk keluarga seperti sayuran atau obat tradisional,” ungkapnya. Karena itu, HATINYA PKK menjadi program prioritasnya tahun ini. Tahun ini, TP PKK Bali turun ke 57 kecamatan dengan menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp 27 juta kepada desa percontohan. Dana tersebut dialokasikan untuk pembelian bibit tanaman yang ditanam di natah rumah penduduk. Selain bertujuan memanfaatkan natah, program ini juga diharapkan dapat memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong. “Saat panen, antar tetangga bisa saling meminta. Anak-anak pun akan lebih sehat karena mengkonsumsi makanan sehat yang dipanen dari pekarangan rumah mereka,” imbuhnya.

Rakornis Kemitraan Program KKBPK dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ir. Catur Sentana. Dalam sambutannya, Catur Sentana mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mensinkronkan program dengan mitra kerja. Ia menambahkan, sasaran Program KKBPK adalah kaum milenial yang saat ini presentasenya telah mencapai 58 persen dari total jumlah penduduk Bali. (adv)