Endek Lasem masih Tinggi Peminat

MEMBAHAS tentang kain endek tentu tidak akan pernah ada habisnya. Endek memiliki pamor yang cukup tinggi di pasar fashion meskipun terjadi gempuran produk endek replika. Salah satu jenis endek yang hingga saat ini tetap menjadi tren adalah endek lasem.
Endek lasem ini memiliki peminatnya tersendiri. Bagi sebagian orang endek lasem kurang menarik karena warnanya yang cenderung lebih gelap dari endek biasa. Namun bagi pecinta endek tentu tahu kualitas dari endek lasem ini. Selain bisa dicuci dan tidak mudah luntur, endek lasem ini apabila dikenakan terasa lebih sejuk dan lembut.

“Kebanyakan dari mereka yang memilih lasem dijadikan sebagai pakaian atau seragam sehingga ketika dipakai berjam-jam pun tidak gerah,” ucap Nyoman Sedana salah seorang perajin endek mastuli dari Desa Kalianget Kecamatan Banjar Buleleng.

Sedana mengungkapkan, endek lasem memiliki harga jual yang lebih tinggi dari endek mastuli non-lasem. Itu karena keunggulan yang dimiliki dibandingkan endek non-lasem. Satu lembar kain endek mastuli lasem biasanya dibanderol mulai Rp430.000 hingga Rp450.000. “Dalam sebulan ada saja yang memesan endek lasem baik digunakan untuk perpaduan kebaya atau dijarit untuk seragam,”jelasnya. (ira)