Kembali ke Pasar Badung, Pendapatan Pedagang Meningkat

Denpasar (Bisnis Bali) – Pascakembalinya pedagang ke Pasar Badung baru 24 Februari lalu, sebagaian besar pedagang khususnya sembako dan bahan makanan lainnya sudah kembali berjualan. Beberapa pedagang pun mengaku mengalami peningkatan pendapatan sejak berjualan kembali di Pasar Badung yang baru.

Salah seorang pedagang bumbu dapur Ni Wayan Wandri, saat ditemui Senin (18/3) kemarin mengatakan, dibandingkan saat berjualan di tempat relokasi, penjualan lebih banyak didapatkan sejak berada di Pasar Badung baru. Menurutnya, banyak masyarakat yang penasaran untuk datang ke Pasar Badung baru sembari membeli beberapa kebutuhan. “Kami merasakan sedikit imbasnya. Ada peningkatan penjualan yang kami rasakan dibandingkan sebelumnya,” ungkap Wandri.

Disinggung soal persentase peningkatan penjualan, dia mengaku tidak bisa menghitung secara rinci, hanya dia merasakan barang yang disediakan lebih cepat habis dibandingkan sebelumnya. “Dilihat dari kunjungan saja, lumayan banyak yang mampir ke tempat kami,” jelasnya.

Senada dengan itu, pedagang lainnya, Sang Ayu Anggawati, salah seorang pedagang buah, juga mengatakan ada peningkatan penjualan. Selain dikarenakan masyarakat penasaran dengan Pasar Badung yang baru, beberapa faktor lain juga mendukung peningkatan kunjungan. Seperti tempat yang lebih nyaman dan bersih. “Saat ini tempat juga lebih luas, baik pedagang dan pembeli bisa leluasa untuk beraktivitas baik berkeliling ataupun berbelanja,” ungkapnya.

Hal ini pun memberikan imbas kepada dirinya yang mampu meningkatkan penjualan. Disamping langganan dari pihak hotel dan restoran yang selama ini telah memanfaatkan suplai produk darinya, beberapa pelanggan baru juga mulai didapatkan. “Saya berharap terus ada peningkatan kunjungan, agar jangan sampai kunjungan hanya banyak di awal,” ujarnya. (wid)