Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar HUT ke-100 Pemadam Kebakaran (Damkar) di Lapangan Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Senin (18/3) kemarin. Sebagai inspektur upacara Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. Apel HUT Damkar diikuti kepala perangkat daerah, jajaran Damkar Badung, dan ASN Badung.

Kadis Damkar dan Penyelamatan Badung, I Wayan Wirya mengatakan, HUT ke-100 Damkar, yang jatuh pada 1 Maret 2019, Pemerintah Pusat telah melakukan HUT Damkar secara nasional dipusatkan di Pekanbaru, Riau pada 6 Maret 2019 lalu. Sebelum upacara peringatan tersebut, dilaksanakan kegiatan skill competition dan rakornas. Dalam kegiatan yang diikuti oleh Damkar kabupaten/kota di seluruh Indonesia itu, Damkar Badung mampu meraih peringkat III pada lomba skill competition, dibutuhkan kekuatan fisik yang prima, kecepatan, ketangkasan, dan keberanian.

Dijelaskan, pada 1 Maret 1919 merupakan hari bersejarah bagi aparatur Damkar yang dahulu dikenal dengan sebutan branweer, dengan motto “Pantang pulang sebelum api padam, walau nyawa taruhannya”. Dalam rangka mewujudkan visi, misi dan program serta kebijakan Bupati Badung, tugas dan tanggung jawab Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, telah melakukan berbagai upaya di antaranya meningkatkan jumlah pos Damkar, semula 8 pos menjadi 11 pos untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Penambahan personel untuk mendukung peningkatan pelayanan, saat ini dukungan personel untuk staf operasional 338 orang. Penambahan sarana-prasarana untuk Operasional maupun sarana prasarana kerumahtanggaan secara signifikan. Peningkatan kualitas sumber daya aparatur Damkar melalui berbagai latihan dan Pendidikan untuk menyiapkan kesiapsiagaan tugas selama 24 jam. Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dengan membentuk Damkar Terpadu yang melibatkan 14 instansi terkait, untuk mempercepat respon time dan evakuasi korban. Damkar Badung ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan gelaran Intenasional IMF-WBG yang diselenggarakan tgl 12-14 Oktober 2018 di Nusa dua Bali, sebelum pelaksanaan IMF-WBG terjadi kebakaran yang besar di TPA Suwung, hal ini perlu waktu 7 hari berturut-turut untuk memadamkan dan bersinergi dengan Kota Denpasar dan Dinas PU Bali. Meningkatkan upaya pencegahan dan partisipasi masyarakat melalui berbagai kegiatan antara lain inspeksi, penyuluhan, latihan, dan lomba antarfire brigade masing-masing perusahaan/hotel.

Sekda Badung Adi Arnawa menekankan, peringatan HUT Damkar ini, dapat dijadikan momentum evaluasi bagi personel Damkar Badung. Diketahui, Badung sebagai barometer pariwisata Bali dan Indonesia, tentu penting akan kesiapsiagaan dalam rangka memastikan kepada masyarakat dan dunia internasional, bahwa Pemkab Badung khususnya Damkar Badung siap melaksanakan tugas-tugas penanganan kebakaran. (adv)