Badung Gelar Pendidikan untuk Anggota Koperasi

KOPERASI - Pendidikan perkoperasian bagi anggota koperasi di Badung di ruang pertemuan Dinas Koperasi dan UMKM, Pusat Pemerintahan Kab. Badung, Selasa (12/3).

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan menyelenggarakan pendidikan perkoperasian bagi anggota koperasi di Badung di ruang pertemuan Dinas Koperasi dan UMKM, Pusat Pemerintahan Badung, Selasa (12/3).

Acara tersebut dibuka Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan diwakili Kabid Bina Lembaga Koperasi Made Sade ditandai dengan penyematan pin kepada salah satu peserta. Turut hadir Dekopinda Badung Wayan Suwardika, Kadis Koperasi UMKM Propinsi Bali, Direktur Politeknik Negeri Bali, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Ketua panitia AA Sg. Anik Indriani melaporkan, peserta pelatihan adalah anggota koperasi 5 orang dari koperasi yang berbeda. Pendidikan perkoperasian dibagi tiga gelombang, untuk gelombang kedua dan ketiga diselenggarakan April dan Mei 2019. Untuk gelombang pertama diselenggarakan Maret dan lamanya pelatihan selama 3 hari dari 12-14 Maret 2019.

Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya pendidikan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota koperasi secara bertahap dan terarah sehingga diharapkan nantinya dapat memahami hak dan kewajiban sebagai anggota koperasi. Tenaga instruktur/narasumber dari unsur Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, perguruan tinggi, praktisi koperasi dan Dekopinda Badung.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Badung yang diwakili oleh Kabid Bina Lembaga Koperasi Made Sade menyampaikan, ini suatu bukti program pengembangan ekonomi kerakyatan merupakan kegiatan yang perlu mendapatkan perhatian yang serius. Pemkab Badung mempunyai komitmen yang kuat untuk mengembangkan sumber daya manusia koperasi secara institusional dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. Sangat disadari pengembangan sumber daya manusia koperasi bagi anggotanya, pada masa yang akan datang mutlak diperlukan. Terlebih lagi dalam era globalisasi untuk menghadapi persaingan yang makin tajam antara usaha kecil dan menengah serta koperasi. Oleh karna itu perlu upaya mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan koperasi untuk mengantisipasi era globalisasi.

Lebih lanjut Made Sade mengatakan, tantangan tugas ke depan makin kompleks sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi anggota pengurus dan pengawas koperasi mutlak diperlukan. Untuk itu Pemkab Badung akan selalu berupaya meningkatkan sumber daya manusia koperasi melalui pelaksanaan pelatihan seperti sekarang ini serta penyuluhan dan pembinaan pembinaan lainya. (sar)