Rumah Vertikal Sarana Investasi Potensial Milenial

Mangupura (Bisnis Bali) –  Konsep investasi dan spekulasi di bisnis properti salah satunya yang dapat dipilih kaum milenial yakni dengan memiliki rumah vertikal. Kendati ini di Bali belum bisa terwujud karena belum ada peraturan daerah (perda) yang melegalkan namun konsep ini akan makin relevan dengan daya beli pasar yang cenderung tetap sulit mengejar harga – harga produk properti rumah tapak yang makin melambung tinggi. Demikian pengembang rumah subsidi, Bagio Utomo, baru – baru ini.

Untuk investasi dan berspekulasi rumah vertikal seperti apartemen bisa dijual dan disewakan pemiliknya kapan saja. Ini merupakan wahana investasi yang menjanjikan khususnya di perkotaan, seiring makin terbatasnya lahan untuk perumahan. Seleksi pasar yang selama ini terjadi yakni, kalangan bawah makin terpinggirkan, itu takkan terjadi lagi jika hunian vertikal bisa diwujudkan. Dengan skema kredit yang mudah dan suku bunga relatif rendah diharapkan konsumen bisa mencucinya pun dengan jangka waktu yang panjang 10 – 20 tahun. ” Namun memang perlu disadari makin heterogennya penduduk Bali dengan kebutuhan akan hunian murah yang tinggi, dampaknya tak sampai menggerus budaya kearifan lokal yang ada,” imbuhnya. (gun)