MINUMAN - Salah seorang staf di Jalan Raya Peti Tenget membagikan minuman kepada masyarakat yang melintas.

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemandangan cukup mengesankan tampak di sela-sela kepadatan masyarakat dalam pelaksanaan upacara melasti di sepanjang Jalan Raya Peti Tenget,Badung. Hal ini dikarenakan masyarakat yang melewati sepanjang jalan tersebut mendapatkan air mineral hingga kopi secara gratis. Air mineral dan kopi gratis tersebut dibagikan oleh para pelaku usaha di sepanjang Jalan Raya Peti Tenget, baik itu vila, restoran  hingga minimarket.

Salah seorang Asisten General Manager dari Potato Head I Wayan Kurniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung aktivitas masyarakat lokal. Diakuinya, kegiatan ini juga berdasarkan arahan dari banjar adat kepada outlet yang ada di sepanjang jalan untuk mendukung kegiatan masyarakat. “Kami percaya kalau berbuat baik akan mendapatkan balasan yang baik pula. Jadi tidak mengharapkan balasan secara langsung,” jelasnya.

Demikian diungkapkannya hal ini baru kali pertama dilakukan, dengan menyediakan 10 galon untuk waktu pertama dan akan ditambahkan lagi jika sudah habis. Selain itu tampak kopi siap minum pun dijajakan secara gratis.

Sedikit berbeda dengan itu, seorang HRD dari Alila Seminyak Jacinta Widiana, mengatakan pihaknya sudah tahun ke-4 melakukan pembagian air mineral dan kopi gratis bagi pemedek (masyarakat) yang menjalankan ritual melasti di Sepanjang Jalan Raya Peti Tenget.  “Kami ingin membina hubungan baik dengan komunitas lokal. Untuk membuka usaha di sini ada persetujuan dari komunitas lokal tersebut,” ungkapnya.

Demikian juga dikatakannya, pihaknya tidak membatasi jumlah yang diberikan, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Tujuannya untuk mendapatkan berkah. Pada dasarnya kalau orang di Bali percaya karma, apa yang dilakukan dengan tulus bisa mendapatkan yang terbaik,” tuturnya.

Selain membagikan air mineral dan kopi secara gratis, tampak pula para staf di sepanjang Jalan Raya Peti Tenget membawa kantong dan peralatan khusus untuk mengangkat sampah. Selain untuk membersihan area jalan, hal itu dilakukan juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya. (wid)