Temuan Anjing Rabies masih Tinggi di Karangasem

Amlapura (Bisnis Bali) – Temuan hewan peliharaan yakni anjing yang positif terjangkit rabies, masih cukup tinggi di Karangasem. Tahun ini sampai data beberapa hari lalu, sudah ditemukan 11 kasus anjing positif terserang rabies. Anjing yang sakit itu sudah dieliminasi.

Hal itu disampaikan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem drh. I Made Ari Susanta, saat ditemui Rabu (27/2) kemarin. Menurutnya, pihaknya dengan tim sudah berupaya melakukan penanggulangan, agar kasus penyebaran rabies tidak terus berkembang. Caranya, ejukasi atau sosialisasi ke masyarakat tentang bahaya rabies, dan tata cara menghindari agar anjing tidak menyebarkan rabies juga sudah dilakukan.

Dari pemantauan, tim penanggulangan rabies dengan jadual yang sudah tersusun, menyasar vaksinasi anjing sampai ke pelosok desa, seperti di wilayah terpencil di Pedahan Kaja, Desa Tianyar, Kubu, Karangasem.

Ari Susanta menambahkan, yang terpenting, ada partisipasi aktif dari masyarakat kalangan pemelihara anjing. Jangan sampai anjing dibiarkan liar, dan tanpa dilakukan perawatan kesehatannya. Pemilik atau pemelihara anjing baik anjing lokal atau pun ras, hendaknya memelihara hewan peliharaannya dengan baik. ‘’Memelihara anjing sebaiknya diikat, sehingga tidak membuat masalah di lingkungan masyarakat,’’ katanya.

Selain itu, tambahnya, anjing harus rutin diperiksakan kesehatannya atau divaksinasi. Selama ini dan seterusnya pihaknya dari tim sudah menjadualkan vaksinasi ke desa-desa, tinggal bagaimana partisivasi pemilik anjing agar selain aktif memelihara hewan peliharannya dengan baik, khususnya anjing, juga saat ada jadwal vaksinasi di satu desa, hendaknya pemilik anjing aktif dan mempersiapkan anjingnya yang perlu divaksinasi. ‘’Kalau anjing dilepas dan dibiarkan petugas saja yang menangkap dan memvaksinasi, tentunya tim akan sangat kewalahan,’’ katanya.

Beternak anjing untuk peliharaan, seperti jenis anjing ras atau anjing yang lucu dan mungil, di Karangasem cukup potensial. Penghobi hewan kesayangan jenis anjing, cukup banyak di Karangasem. Mereka umumnya dari kalangan perekonomian menengah ke atas. Toko khusus menjual atau menyediakan makanan, obat-obatan dan aksesoris hewan kesayangan seperti untuk memelihara anjing juga sudah ada di Karangasem, seperti tampak di Jalan Untung Surapati, Amlapura. Ada juga sejumlah penghobi yang memelihara anjing kesayangan, selain sebagai hobi, juga untuk bisnis. Ada yang sengaja menternakkan anjing ras yang sudah disilangkan dengan jenis lainnya, sehingga menghasilkan anjing dengan perfoma baru dan khusus untuk dijual. Ada yang laku Rp 600 ribu per ekor, bahkan ada yang laku sampai jutaan rupiah. (bud)