Singaraja (Bisnis Bali) – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Selat Pandan Banten Kecamatan Sukasada menjadi salah satu LPD sehat di Kabupaten Buleleng. Hal itu dibuktikan dengan klasifikasi kesehatan LPD Selat yang mencapai 81,41 persen berdasarkan hasil audit oleh LP-LPD Kabupaten Buleleng yang diungkapkan  dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) LPD Desa Adat Selat Pandan Banten di Jaba Pura Puseh Desa Selat belum lama ini.

Selain itu LPD Desa Adat Selat Pandan Banten juga mampu memperoleh laba sebesar Rp1.569.075. 000 dari kepemilikan aset per Desember 2018 sebesar Rp55 Milyar. Bahkan LPD Selat turut beekontribusi dalam memajukan pembangunan desa adat dengan menyerahkan 20 persen dari Laba unti  Pembangunan Desa Adat sebesar Rp313.815.000.

Koordinator LP- LPD Kabupaten Buleleng Drs. Nyoman Indrayasa menjelaskan, sebagai kewajiban dan tugas rutin dalam mengaudit keuangan LPD di Kabupaten Buleleng, salah satunya LPD Selat, secara sistem tidak ada masalah baik tata kelola, penerapan Perda dan Pergub termasuk prinsip kehati – hatian.

“Jadi krama desa atau warga desa tidak usah khawatir karena LPD Selat masuk dalam kategori LPD sehat, sekali saya tegaskan LPD Selat itu LPD Sehat,” tegasnya.

Pihaknya juga sudah melakukan pembinaan kepada krama desa di masing – masing LPD, jika ada krama yang mempunyai kendala dalam hal pelayanan atau yang sifatnya umum agar melakukan konfirmasi ke pengurus LPD begitu juga dengan Badan Pengawas yang ada.

Hal senada juga diungkapkan Made Nyiri Yasa, S.Sos, M.MA selaku Ketua BKS LPD Kabupaten Buleleng bahwasannya LPD wajib melaksanakan LPJ sebagai bentuk transparansi kepada krama dan desa adat. Pihaknya mengapresiasi kepada LPD yang ada di Buleleng seperti LPD selat yang sudah melakukan rapat tahunan pertanggung jawaban. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Tim Pembina LPD bagi yang belum menyampaikan laporan tahunannya agar segera melaksanakan LPJ paling lambat akhir Maret 2019,” jelasnya.

Sementara itu Kepala LPD Selat Pandan Banten Ketut Sarjana, S.E. di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi belakang ini pihaknya memaksimalkan penagihan kredit. Dengan harapan 2019 apa yang ditargetkan bisa tercapai sehingga LPD Selat tetap eksis dan mampu memberikan jalan keluar atau solusi keuangan kepada krama serta mampu berkontribusi bagi desa pakraman dan desa adat. (ira)