Cari Properti Menengah Bawah, Konsumen Sasar Kawasan Tabanan

Tabanan (Bisnis Bali) – Di sejumlah kawasan di Tabanan marak pengembangan proyek perumahan. Hal ini tentu tak lepas dari kejelian pengembang dalam membidik pasar khususnya menengah bawah. Demikian pengembang Adi Nugraha, baru – baru ini.

Saat ini masih banyak masyarakat yang memerlukan hunian untuk rumah tinggal. Salah satu kawasan  yang paling dekat dengan Badung, dan Denpasar yakni Tabanan. Dari sisi harga lahan juga relatif murah, sehingga kalangan pengembang busa memilih lokasi untuk mengembangkan proyek. ” Sesungguhnya setiap pengembang berorientasi pasar dalam pengembangan proyek. Ini menghindari risiko karena pada umumnya kalau hanya berorientasi produksi bisa saja pemasaran tak sesuai harapan. Akibatnya modal lambat diputar dan kerugian sudah pasti terjadi,” imbuhnya.

Sebelumnya pengembang PT Rafhika Regency, Nasrotin menyampaikan kawasan Tabanan tak kalah prospektif untuk dikembangkan perumahan rakyat maupun untuk komersil. Yang diperlukan adalah kemudahan dalam perizinan,pajak, dan lainnya dengan begitu pengembang akan bisa memasok produk sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dia optimis 2019 merupakan era baru untuk meningkatkan optimisme dalam bisnis properti. Bisnis padat modal dan karya ini harus terus berdenyut sehingga mampu memberi dampak positif pada perekonomian. Tak hanya mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, juga memacu sektor ikutan lainnya seperti bisnis material dan sebagainya sehingga mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat.

Ke depan properti yang kini dibeli untuk investasi akan menjanjikan keuntungan, karena logikanya produk properti yang kian terbatas namun permintaan atau kebutuhan yang tinggi, maka harga properti pun pasti makin meningkat. (gun)