Jelang Nyepi, Disperindag Tabanan Rancang Gelar Pasar Murah

Kegiatan pasar murah yang sebelumnya sudah di gelar di Kecamatan Marga

Tabanan (Bisnis Bali) –
Jelang hari raya Nyepi pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) merancang akan menggelar pasar murah di Kecamatan Baturiti pada 28 Maret mendatang. Pada pasar murah nanti juga akan melibatkan OPD terkait, Perusahaan Daerah Dharma Santhika dan Bulog.
“Pasar murah terkait hari raya Nyepi ini kami rancang akan digelar di Baturiti pada 28 Maret nanti, dan sebelumnya pada 24 Februari lalu hal sama juga sudah digelar di Kecamatan Marga,” tutur Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tabanan, Primayani, Selasa (26/2).
Nantinya, pada kegiatan pasar murah di Kecamatan Baturiti tersebut akan dibagikan 400 paket bahan pangan kepada konsumen. Paparnya, 400 paket tersebut berisi diantaranya, berupa beras, minyak, gula, dan telur yang nilai mencapai Rp 100 ribu termasuk pajak. Imbuhnya, dari nominal tersebut, Rp 50 ribu di subsidi oleh permintah Kabupaten Tabanan dan sisanya atau Rp 50 ribu dibayarkan oleh konsumen.
Jelas Prima, mekanisme pembelian paket tersebut, nantinya setiap konsumen dibatasi atau hanya diperbolehkan untuk membeli satu paket saja, sehingga bisa dirasakan manfaatnya untuk orang banyak sekaligus menjadi tepat sasaran. Sebab katanya, tujuan dari kegiatan pasar murah ini adalah untuk menekan harga dipasaran yang selalu berpotensi mengalami lonjakan pada setiap momen hari raya, sehingga pasar murah ini menjadi salah satu antisipasi untuk potensi lonjakan harga.
“Selain itu, kegiatan ini kami maksudkan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangann menjelang hari raya Nyepi,” ujarnya.
Di sisi lain sambungnya, dari pantaun jelang Nyepi rata-rata kondisi harga bahan pangan masih stabil atau bisa dibilang tidak ada lonjakan yang signifikan. Akuinya, memang terjadi pergerakan fluktuatip yang cendrung naik untuk harga daging ayam yang kini berada di level Rp 40 ribu, namun posisi tersebut tidak banyak mengalami perubahan dari keadaan sebelumnya, sehingga bisa dibilang untuk harga komoditi tersebut berada dikisaran stabil saat ini.
Sementara itu, sambungnya terkait rancangan kegiatan pasar murah selama 2019 ini, pihaknya mendapat alokasi tiga kegiatan. Yakni, pada hari raya Nyepi, hari raya Galungan, dan untuk hari raya Idul Fitri. Tambahnya, meski dirancang tiga kegiatan, jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan jika diberikan alokasi dana tambahan pada anggaran perubahan nantinya.
“Sementara ini untuk tiga kegiatan pasar murah, kami dialokasikan anggaran sekitar Rp 150 juta,” pungkasnya.*man.