Denpasar (Bisnis Bali) – Memasuki bulan kedua tahun 2019 ini, kota yang beken dengan motto Sewaka Dharma ini akan memperingati hari jadinya. Denpasar begitu orang mengenalnya, ibu kota Provinsi Bali ini bersiap menapaki usianya yang ke-231 tahun pada 27 Februari hari ini.

Beragam kegiatan pun turut dilaksanakan serangkaian menyabut HUT kota yang kini dipimpin oleh Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Bergerak menyongsong pembangunan dalam bingkai Sewaka Dharma dan Padmaksara, peringatan HUT ke-231 ini dikemas dalam tema besar ‘Denpasar Bestari’.

Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat diwawancarai berkenaan dengan HUT ke-231 Kota Denpasar ini menjelaskan, secara umum tema yang diangkat tahun ini merupakan penggabungan dari fokus pembangunan Denpasar sesuai dengan Padmaksara. Berbicara tentang Bestari, sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hal tersebut dapat diartikan sebagai pengetahuan, berpendidikan serta berbudi pekerti luhur.

“Bagaimana HUT Kota Denpasar dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh elemen masyarakat Denpasar,” ujar Rai Mantra.

Menurut Rai Mantra, Denpasar Bestari sendiri diterjemahkan dalam lima istilah yakni Berwawasan Budaya, Peduli, Kreatif, Cerdas dan Berbudi Luhur. Hal tersebut merupakan pengejawantahan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan visi misi Padmaksara yang kini telah memasuki tahun ketiga.

“Berwawasan budaya kita fokuskan kepada seni, budaya dan kearifan lokal. Peduli kita fokuskan kepada lingkungan dan alam, kreatif lebih kepada bagaimana insan muda memiliki ruang ekspresi yang mampu menghasilkan start up baru dalam mendukung sektor ekonomi kreatif, cerdas lebih mengedepankan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien dalam balutan smart city, sedangkan berbudi luhur merupakan harmonisasi dalam balutan Tri Hita Karana,”  jelas Rai Mantra.

Tak ingin hanya sebatas tema, seluruh OPD bahkan hingga tingkat desa/lurah turut memaknai tema Denpasar Bestari dalam setiap kegiatan. Tak hanya itu, organisasi vertikal hingga swasta pun turut memeriahkan HUT ke-231 Kota Denpasar tahun 2019. Rai Mantra turut mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT Kota Denpasar tahun ini.

Pihaknya juga berharap seluruh elemen Pemerintahan dan masyrakat Kota Denpasar dapat memahami dan memaknai tema besar Denpasar Bestari sebagai ajang penguatan budaya, peduli lingkungan, kretif, cerdas dan berbudi luhur sehingga dapat memberikan inspirasi pembangunan kota secara berkelanjutan serta meningkatkan kebahagian masyarakat.

“Melalui tema besar Denpasar Bestari pada HUT ke-231 Kota Denpasar ini mari kita maknai sebagai peningkatan pemahaman untuk menguatkan seni, budaya, tradisi, serta kepedulian kita terhadap lingkungan dan alam sekitar. Dengan Bestari juga kita harus mampu menjadi insan kreatif, cerdas dan tetap berbudi luhur,” harap Rai Mantra. (adv)