Sajian Nikmat ’’Palem Yuyu”, Tawarkan Jenis Makanan Tempo Dulu

NAMA palem yuyu mungkin sudah tidak lagi dikenal masyarakat saat ini, terlebih lagi bagi generasi muda. Hal itu dikeranakan jenis makanan ini sudah sangat jarang ditemukan atau dibuat masyarakat.

Mendengar namanya, palem yuyu, di mana yuyu dalam bahasa Indonesia diartikan kepiting, maka bahan dasar masakan ini adalah dari kepiting. Dan memang benar makanan ini terbuat dari jenis kepiting yang disebut kepiting santan yang biasanya didapatkan dari pinggir-pinggir sungai.

Jenis makanan ini menjadi salah satu menu unggulan yang ditawarkan salah satu vila di Ubud, Gianyar. Menu makanan ini dapat ditemui di area restoran Dedary Kriyamaha Villa by Pramana Experience. Saat dikunjungi belum lama ini, Chef Dedary Kriyamaha Villa by Pramana Experience I Made Aryana mengatakan, palem yuyu menjadi salah satu menu tradisional yang membuat wisatawan penasaran.

Palem yuyu sebenarnya merupakan jenis makanan yang biasanya digunakan masyarakat saat upacara perayaan 40 hari padi. “Dalam pelaksanaan upacara tersebut biasanya masyarakat membuat palem yuyu sebagai salah satu sarana upakara. Dan selanjutnya, kami coba mengangkat jenis makanan ini menjadi salah satu menu tradisional Bali,” jelasnya.

Tanggapan wisatawan pun dikatakannya sangat positif. Banyak yang memilih menu tersebut,  terutama wisatawan yang sangat cinta dengan budaya Bali. Untuk mampu dinikmati oleh wisatawan yang didominasi dari Eropa, Aryana pun membuat masakan tersebut dengan takaran bumbu yang sesuai dengan lidah wisatawan yang pada dasarnya tidak suka pedas.

Cara pembuatan palem yuyu sangat sederhana. Bahan-bahan yang diperlukan berupa kelapa, kepiting santan, daun keladi (talas) dan bumbu rempah-rempah. Pertama-tama kepiting santan yang sudah dibersihkan dipukul-pukul hingga lunak yang kemudian dicincang. Kelapa yang sudah diparut selanjutnya ditumbuk dengan kepiting santan cincang dan ditambahkan base genep (bumbu lengkap Bali). “Setelah merata, adonan dibungkus dengan daun talas yang selanjutnya dikukus,” jelasnya.

Menikmati hidangan palem yuyu dilengkapi dengan menu tradisional lainnya, seperti jukut bulun baon (sayur daun birah), sambel belut, sate kakul dengan tambahan nasi. (wid)