Puluhan Artis Pop Bali Meriahkan Puncak Perayaan HUT Ke-17 Singaraja FM

Puncak acara HUT Radio Singataja FM dengan Potong Kue.

Singaraja (Bisnis Bali) – Pada 20 Februari 2019 Radio Singaraja FM tepat berusia 17 Tahun. Berbagai acara telah dilaksanakan mulai bakti sosial hingga jumpa fans dengan masyarakat Buleleng khususnya pendengar setia radio Singaraja FM.  Pada Minggu 24 Februari 2019 Radio Singaraja FM juga melangsungkan kegiatan Puncak Perayaan HUT Radio Singaraja FM sekaligus hiburan artis – artis pop Bali.

Acara yang diawali dengan ceremonial serta potong kue ini dihadiri Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Buleleng Ketut Suarmawan, S.STP., MM., Kadis Kominfosandi Dr. Drs. Ketut Suweca, M.Si, serta Agung Satria Naradha dari Kelompok Media Bali Post (KMB).

Ketut Suarmawan, mengungkapkan, Singaraja FM sebagau salah satu radio swasta di Buleleng yang mengedepankan adat dan budaya Bali diharapkan dapat terus berkarya meng-ajeg-kan Bali dan menyebarluaskan beragam program pemerintah dan masyarakat.

“Sekarang HUT ke-17 Singaraja FM, yang sering disebut anak muda sweet seventeen, Singaraja FM agar semakin jaya di udara, bisa menjadi penyambung lidah antara pemerintah dan masyarakat Buleleng. Setiap ada program pemerintah, itu agar bisa masuk ke masyarakat. Apa hal-hal riil yang dilakukan Pemkab Buleleng, itu bisa sampai ke masyarakat secara langsung,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kadis Kominfo Sandi Kabupaten Buleleng Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si. Seluruh informasi yang berkembang di masyarakat bervariasi, agar Singaraja FM bisa terus berkarya memberi informasi benar dan akurat. Kemudian informasi tersebut bisa dipercaya dan memberi pendidikan kepada masyarakat, sekaligus membasmi keberadaan informasi hoax, yang sedang ramai dibicarakan di masyarakat.

“Saya melihat Singaraja FM di ulang tahun ke-17 ini sudah mulai mantap perjalanannya, selangkah demi selangkah dan sangat meyakinkan. Singaraja FM sudah menetapkan diri sebagai sebuah media siaran yang memberikan warna budaya Bali, untuk masyarakat keseluruhan. Maka ke depan, perlu terus dilakukan penguatan, seperti dalam media hiburan, pemberian informasi, dan edukasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Singaraja FM I Dewa Gede Kusuma, menilai kultur musik Pop Bali di Singaraja FM terbentuk setelah radio ini berdiri pada 20 Februari 2002. Dalam perjalanannya terjadi polarisasi terhadap konsep musik dan berita, musik berkembang menghibur dipadu informasi berita di Buleleng. Keikutsertaan membangun Buleleng lewat informasi merupakan dedikasi terhadap pemerintah dan masyarakat.

Singaraja FM menstimulasi barisan penggemarnya untuk menjaga toleransi, attitude, keberagaman, dan segala macam perbedaan yang melebur menjadi persaudaraan. Dalam kesederhanaan, Singaraja FM menajamkan kreativitas dan prinsip-prinsip profesionalitas selama bersiaran. Eksistensi radio diusung lewat tema HUT “Eksis Bermusik Berekspresi”, semangat itu terus tumbuh dari para pramusiar dan fans.

“Nuansa persaudaraan ini terus dijaga dan fans setia adalah aset bagi Singaraja FM,” jelasnya.

Adapun sejumlah artis-artis pop Bali yang mengisi acara Puncak perayaan HUT Radio Singaraja FM yang ke -17 diantaranya Yong Sagita, Nadia Nevita, De Mas, Bayu Nirwana, Shanti Dewi, Gus Delano, Nanda S Pena, Romy Dencarik, Yan Ferry, Yan Balik, Tu Leong TKM, Sunda Kecil, Shanti Dewi, Dinda Mawarni, dan Yumang Rimba. (ira)