OJK Imbau Bank Perhatikan Kecukupan Dana di ATM

Denpasar (Bisnis Bali) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada bank yang ada di Bali untuk memperhatikan kecukupan dana, khususnya yang berada di anjungan tunai mandiri (ATM) menjelang momen Hari Raya Nyepi Maret mendatang.

Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Elyanus Pongsoda saat dihubungi Senin (25/2) mengatakan, dari sisi jumlah dana yang disiapkan tentu bank perlu berkoordinasi dengan Bank Indonesia.  Namun dalam upaya menjamin pelayanan perbankan terhadap kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Catur Brata Penyepian yang umumnya didahului oleh berbagai kegiatan pendukung, OJK mengimbau bank memperhatikan kecukupan dana di ATM.

“Dana yang disiapkan di ATM agar terpantau jangan sampai terjadi kekurangan ketika masyarakat mengambil uang selama libur Tahun Baru Caka 1941,” katanya.

Untuk itulah, bank harus berkoordinasi ke BI terkait kebutuhan dana khususnya uang kecil. Jumlah uang yang disiapkan pun harapannya sesuai tren Nyepi setiap tahunnya.

“Bank harus melihat kesiapan dana jika kurang bisa berkoordinasi dengan BI sehingga bisa tetap melayani masyarakat yang ingin bertransaksi seperti melalui ATM, RTM maupun EDC,” ujarnya.

Seiring berkembangnya teknologi informasi, ia juga berharap perbankan selain fokus pada pelayanan di ATM, pelayanan dalam jaringan atau mobile banking, internet banking juga perlu dioptimalkan menjelang dan sesudah libur panjang tersebut.

Elyanus pun mengingatkan kembali bank juga memperhatikan keamanan ATM selama liburan Nyepi mendatang.

Terkait imbauan tersebut kalangan bank memastikan stok dana di mesin ATM cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir karena jumlah dana di ATM selama momen Nyepi dalam jumlah cukup. *dik