Kemenpar Lirik Potensi Wisatawan Filipina

Amlapura (Bisnis Bali) – Kementerian Pariwisata melirik potensi banyaknya wisatawan asal Filipina. Guna menggaet pasar wisatawan  negeri Many Pacquio itu, mulai tahun dan mendatang, pihak Kemenpar, Minggu (24/2) lalu mengantar tour operator dan pihak asosiasi biro perjalanan wisata Filipina menggelar bisnis gathering pariwisata  di Karangasem.

Sebanyak delapan orang tour operator dan pihak agen perjalanan wisata negeri itu, mengikuti kegiatan itu di Karangasem. Mereka disambut kalangan asosiasi serupa di Bali dan Karangasem, dengan moderator Ketua BPC PHRI Karangasem I Wayan Karyasa. Kedua pihak praktisi pariwisata, yakni Indonesia  atau Bali dan Filipina pun saling berdiskusi guna menjalin kerja sama bisnis perjalanan wisata antarkedua negara.

Sebelum melakukan bisnis gathering, kata Karyasa, rombongan dari Filipina yang diantar lima orang dari Kemenpar itu, Minggu itu sudah sempat melihat langsung tiga objek wisata penting di ujung timur Pulau Bali yakni Taman Tirtagangga, taman atau istana di atas air Taman Sukasada Oejoeng, serta desa tua Tenganan Pageringsingan.

Sementara itu, Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi yang memimpin penyambutan tamunya dari Filipina itu menyampaikan, sayang rombongan  praktisi pariwisata dari  negara tetangga itu hanya bisa mengunjungi tiga objek wisata di Karangasem. Sebab, waktu mereka memang terbatas di Karangasem. Sebenarnya, kata Adnya Mulyadi asal Bebandem itu, masih sangat banyak objek daya tarik wisata (ODTW) yang tak kalah indah dan uniknya dibandingkan tiga objek yang sudah  dikunjungi. Di Karangasem ada sedikitnya 59 ODTW yang potensial dipromosikan atau dijual kepada wisatawan khususnya wisatawan Filipina. Nantinya, hendaknya pihak Dinas Pariwisata, serta pihak dari praktisi pariwisata di Karangasem atau Bali yang terus menyampaikan tentang potensi daya tarik wisata yang ada di Karangasem. “Kami dari pemerintahan tentu tak mampu sendiri melakukan pemasaran dan penjualan, para stakeholders pariwisatalah yang harus terus bekerja sama, menjalin komunikasi dengan mitra kerjanya di dalam dan luar negeri, guna meningkatkan jumlah kunjungan wisata itu,” kata Adnya Mulyadi.

Sementara itu, Wayan Karyasa yang baru bulan lalu dilantik menjadi Ketua BPC PHRI Karangasem itu menambahkan, Karangasem sudah sangat siap menerima kunjungan wisatawan mancanegara, dan khususnya dari negara sahabat Filipina. Sebab, selain memiliki puluhan ODTW yang bervariasi, dengan keindahan dan keunikannya, di Karangasem juga banyak hotel dan restoran. Kamar hotel yang ada di Karangasem lebih dari 500 buah, dengan tenaga yang siap dan sudah sangat berpengalaman melayani tamu-tamu mancanegara. “Kami sudah sangat siap menerima kunjungan wisatawan dari negara tetangga Filipina,” kata Karyasa. (bud)