BERI KETERANGAN - General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi memberikan keterangan kepada media saat perayaan HUT ke-55 PT. Angkasa Pura I (Persero), Sabtu (23/2).

Mangupura (Bisnis Bali) – Di tahun 2019 ini, PT. Angkasa Pura (AP) I (Persero) memperbaharui visinya menjadi lebih progresif, dari sebelumnya yang berbunyi “Menjadi Salah Satu dari Sepuluh Perusahaan Pengelola Bandar Udara Terbaik di Asia”, menjadi “Menjadi Penghubung Dunia yang Lebih dari Sekedar Operator Bandar Udara dengan Keunggulan Layanan yang Menampilkan Keramahtamahan Khas Indonesia.”

Visi baru ini tentu diikuti misi baru pula, yakni PT. AP I (Persero) berniat memberikan layanan global baik dalam standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terbaik.  “Misi lainnya meningkatkan nilai pemangku kepentingan, menjadi mitra pemerintah dan penggerak pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing perusahaan melalui kreativitas dan inovasi; memberikan kinerja pelayanan bandara yang prima dalam memenuhi harapan stakeholder melalui pengelolaan sumber daya manusia; serta memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan,” ungkap  General Manager PT AP I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi. Keenam misi baru tersebut menjadi tujuan bagi perusahaan untuk dapat dicapai ke depannya.

Yanus Suprayogi mengatakan tahun lalu kinerja PT. AP I (Persero) mengalami pertumbuhan yang sangat positif. Dari sisi trafik telah melayani 96,5 juta penumpang di 13 bandara, tumbuh 7,6 persen dibandingkan dengan tahun 2017 yang tercatat 89,7 juta penumpang.

“Secara khusus, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami peningkatan pelayanan penumpang yang sangat signifikan, yaitu sebesar 13 persen dibandingkan tahun 2017. Selama 2018 lalu, sejumlah 23,7 juta penumpang telah terlayani, termasuk di dalamnya sejumlah 6 juta wisatawan mancanegara,” ujar Yanus saat perayaan HUT ke-55 PT. AP I (Persero) pada Sabtu (23/2).

Berbagai even dunia, seperti IMF-World Bank Group Annual Meetings dan Our Ocean Conference, turut menjadi katalis dalam peningkatan lalu lintas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada tahun lalu. Di samping daya tarik Bali dengan kekentalan budaya, alam, dan keramahtamahannya yang semakin menjadi primadona bagi wisatawan dari penjuru dunia.

“Di tahun 2019 ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki target 24,7 juta penumpang. Dengan target ini, maka Bandara I Gusti Ngurah Rai akan mengkontribusikan 24,4 persen dari target seluruh bandara di Indonesia yang dikelola oleh PT. AP I (Persero),” paparnya. (dar)