Denpasar (Bisnis Bali) – Jelang soft opening Pasar Badung yang akan digelar Minggu (24/2) mendatang, berbagai persiapan sudah dilakukan, terutama mempersiapkan tempat berjualan oleh pedagang. Kunci kios pun sudah dikantongi oleh para pedagang yang pemindahan barang dagangan akan dilakukan secara keseluruhan 23 Februari mendatang.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata mengatakan, persiapan sudah dilakukan sekitar 50 persen jelang soft opening nanti. Pedagang pun sudah diizinkan mempersiapkan kios dan los untuk dilengkapi. “Pedagang yang memiliki kios sudah mengambil kunci kiosnya masing-masing. Selain itu, beberapa meja los juga sudah mulai dilakukan penambahan oleh pedagang,” jelasnya.

Meja masing-masing diberikan untuk menata sendiri. Pedagang bisa menambahi rak maupun kebutuhan mereka sendiri. Namun, dilarang untuk menambahi perlengkapan melebihi ukuran meja mereka yang sudah ditetapkan agar tidak mengganggu pedagang lain maupun pengunjung. “Pedagang sudah kami berikan waktu untuk menata. Jadi mereka harus sudah siap tanggal 23 dan bisa jualan tanggal 24 Februari 2019 pukul 04.00 Wita sebelum soft opening,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Gus Kowi ini mengatakan, meski persiapan saat ini sudah 50 persen. Namun ada yang masih mengalami kendala pada proses pada pungutan parkir yang belum bisa dilakukan. Sebab untuk pemasangan alat parkir harus ada hibah dari kementerian ke Pemkot Denpasar dan PD Pasar. Pihaknya mengatakan, alat yang akan dipasang sudah siap, namun masih menunggu proses hibah.

Sementara, dari pantauan terlihat pedagang sudah mulai menata meja, bahkan sudah ada yang membuat rak permanen dengan dilas. Selain itu, tambahan-tambahan kreatif mereka juga terlihat dari bentuk rak yang dibuat minimalis. (wid)