Nasi Tekor Gugah Selera Turis Asing

TAK selamanya hotel hanya menyediakan menu makanan yang berasal dari negara barat (western food) atau menu-menu yang sudah lumrah. Beberapa hotel justru membuat inovasi dengan menyajikan menu dan alat penyajian yang unik untuk ditawarkan kepada tamunya. Seperti dilakukan oleh pihak Hotel Grand Istana Rama Kuta.

Internasional food mungkin sudah biasa ditemui di restoran atau hotel di kawasan Kuta. Hal ini cukup beralasan karena sebagian besar tamu hotel merupakan warga negara asing. Namun begitu, pihak hotel juga ingin memperkenalkan menu khas lokal Bali kepada para tamu atau konsumen. Maka muncullah ide menyajikan menu Nasi Tekor.

Direktur F&B Hotel Grand Istana Rama Kuta, I Ketut Darmayasa mengungkapkan menu baru ini mulai dikenalkan sejak setahun lalu. Nasi Tekor merupakan salah satu bagian dari budaya masyarakat Bali yang perlu dikenalkan kepada wisatawan. Apalagi bahan-bahan yang digunakan adalah produk lokal yang ramah lingkungan dan tanpa zat kimia.

“Zaman dulu tekor dibuat dari daun pisang yang ditekuk membentuk tudung menyerupai segitiga. Fungsinya sebagai alas makanan layaknya sebuah piring. Namun kini kami modifikasi dengan kemasan lebih menarik, dimana tekornya dibuat dari jalinan bambu yang tetap dialasi daun pisang agar lebih kuat, awet dan tetap higienis,” sebut Darmayasa.

Nasi Tekor ala hotel ini dilengkapi dengan beragam lauk pauk, diantaranya belut goreng, sambal belut Sere lemo (terasi dan jeruk limau), sambal kesuna cekuh (bawang putih dan kencur), bakwan keladi, kulit ayam goreng, nasi putih, penyon (daging ayam dan irisan nangka muda). “Rasanya khas bali, lezat, namun tetap disesuaikan dengan selera atau lidah turis. Banyak tamu termasuk bule yang menyukai Nasi Tekor,” tandasnya.

Nasi Tekor ditawarkan di outlet Warunk Cuci Mata yang dibangun dengan konsep “alfresco” (tempat terbuka yang sejuk) di area depan hotel ini. Seporsi Nasi Tekor hanya dihargai Rp 30 ribu, serta tersedia beragam pilihan minuman segar. “Harga sangat terjangkau bagi semua kalangan, ditambah tempat yang ditata dengan cozy menghadap ke jalan dan Pantai Kuta sehingga tamu bisa menikmati experience baru dengan nyaman sambil makan,” tutup Darmayasa. (dar)