Empat Direksi Bank BPD Bali Sudah Terisi

Denpasar (Bisnis Bali) – Empat direksi Bank BPD Bali akhirnya sudah terisi dan menyisakan satu direksi yang akan segera diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat. Empat direksi ini diharapkan dapat segera bekerja sehingga kinerja bank milik karma Bali ini dapat segera berjalan cepat.

“Itu sesuai harapan Gubernur Bali di mana lima direksi agar segera terisi dan bisa membuat BPD Bali berkembang cepat dan maju. Bank bisa tancap gas dengan kapasitas penuh,” kata Komisaris Utama BPD Bali I Ketut Nurcahya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil RUPS LB telah menetapkan Nyoman Sudharma sebagai Direktur Utama BPD Bali dan Made Lestara Widiatmika sebagai Direktur Kredit. Itu berarti Direktur Operasional BPD Bali IB Setia Yasa tidak lagi merangkap jabatan, sementara I Wayan Sutela Negara ditetapkan sebagai Direktur Kepatuhan.

“Dewan Komisaris akan segera melaporkan ke OJK jika empat direksi sudah terisi sesuai ketentuan. Sementara Sumanaya akan  mengikuti proses dari awal lagi untuk dapat menjadi Direktur Bisnis Non Kredit (BNK),” katanya.

Pada awal Maret 2019, Sumanaya akan melengkapi dokumen dan dikirim ke OJK Jakarta tembusan OJK Regional 8 Bali Nusra untuk proses lebih lanjut seperti fit and proper tes.

“Semoga proses ini cepat sehingga harapan pemegang saham lima direksi bisa terisi,” ucapnya.

Harapanya segala prioritas BPD Bali bisa segera terwujud cepat salah satunya ke pembiayaan setor UMKM yang menjadi prioritas bank, terlebih UMKM memang terbukti tangguh di tengan kondisi ekonomi. Untuk mendukung pertumbuhan UMKM, BPD Bali telah menambah target penyaluran KUR 2019, termasuk kredit sektor lainnya.

Direktur Utama (dirut) Bank BPD Bali Nyoman Sudharma membenarkan ke depannya tetap fokus menyasar pembiayaan sektor UMKM demi perkembangan usaha di daerah ini.

“Sebagai bank milik karma Bali, kami akan berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pelayanan jasa keuangan serta berupaya peningkatan kapasitas BPD Bali sebagai agen pembangunan. Ini sesuai visi BPD Bali untuk meningkatkan keunggulan dunia usaha di Bali utamanya UMKM,” katanya.

Ia mengatakan, potensi besar di sektor industri kreatif juga akan diselaraskan dengan menggandeng lembaga keuangan mikro seperti bekerja sama dengan BPR hingga membangun kerja sama dengan Bumda dan BumDes sesuai yang diharapkan dengan Gubernur Bali.

Kabag Humas BPD Bali Anak Agung Made Agung mengatakan, setelah setahun lebih mengikuti proses pemilihan dan tes yang panjang, akhirnya pada Hari Valentine, 14 Februari 2019 Nyoman Sudharma ditetapkan sebagai Direktur Utama BPD Bali dan Lestara sebagai Direktur Kredit.

“Pak Sumanaya sebelumnya mengikuti proses seleksi menjadi Direktur Kredit, namun OJK sudah memberi keputusan dan RUPS LB kemarin juga sudah menetapkan kedua direksi,” jelasnya.

Karena Direktur BNK kosong, untuk sementara Nyoman Sudharma selain menjadi Dirut juga menjadi Plt. Direktur BNK.*dik