PAPARKAN CAPAIAN - Ketua LPD Desa Kukuh, Nyoman Sukarata (dua dari kanan) paparkan capaian LPD saat laporan tahunan.

Tabanan (Bisnis Bali) – LPD Desa Pakraman Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan menggelar laporan tahunan kepada krama adat di wantilan desa setempat, Jumat (15/2). Pamucuk atau Ketua LPD Kukuh, I Nyoman Sukarata, dalam laporannya menyebut keuntungan pada 2018 mencapai Rp 2.018.261.811. Kondisi tersebut meningkat dibanding laba tahun buku 2017 Rp 1.794.193.757, sekaligus menempatkan LPD Desa Kukuh rangking ke 3 di Kabupaten Tabanan dari segi perolehan laba.

Nyoman Sukarata mengungkapkan, pendapatan pada 2018 mencapai Rp 7.613.375.761 atau naik 17,05 persen dibanding 2017 lalu yang hanya Rp 6.504.007.439. Pendapatan terdiri dari pendapatan bunga pinjaman Rp 6.407.592.550, bunga bank Rp 540.346.461, dan ongkos administrasi serta materai Rp 655.436.750. Sementara biaya-biaya selama 2018 mencapai Rp 5.595.113.950.

Bercermin dari pencapian tersebut, terangnya terkait pembagian keuntungan sesuai Pasal 23 Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2017, maka Desa Pakraman mendapat pahpahan 60 persen atau mencapai Rp 403.652.300 yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa, didampingi Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto. Imbuhnya, 5 persen dari keuntungan berupa dana sosial mencapai Rp 100.913.100.

Jelas Sukarata, tantangan LPD ke depan berat, apalagi pemerintah kucurkan KUR. Saat ini banyak masyarakat berpaling ke KUR. Sebab itu, dalam ksempatan tersebut pihaknya secara khusus meminta bantuan Perbekel Desa Kukuh untuk menyadarkan masyarakat agar tidak berpaling dari LPD.

Anggota Lembaga Pemberdayaan LPD Kabupaten Tabanan, I Made Toni Sugiarto, mengatakan LPD Desa Kukuh masuk kategori sehat dengan tingkat risiko ringan. Diharapkan tahun depan tingkat risiko menjadi sangat ringan. Selain itu papanya, jumlah LPD se-Kabupaten Tabanan mencapai 307 unit. Dari jumlah tersebut, LPD Desa Kukuh berhasil menempati ranking 3 dalam meraih laba dan posisi ke 4 besar untuk aset.

“Kami mengucapkan selamat atas capaian LPD Kukuh,” ungkap Toni Sugiarto didampingi perwakilan BPD Cabang Tabanan dan perwakilan dari Dinas Koperasi Tabanan.

Sementara itu, Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, mengapresiasi kerja keras pengurus LPD hingga berhasil membukukan keuntungan Rp 2 miliar lebih. Ia pun mengaku telah mengingatkan masyarakat Kukuh untuk selalu bermitra dengan LPD. Sebab keuntungan LPD yang mencapai 60 persen untuk dana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Mari tumbuhkan rasa memiliki, LPD besar, krama adat sejahtera,” ungkap Sugianto.

Selain itu, pihaknya berharap LPD Kukuh mengikuti teknologi kekinian, meskipun di desa tapi harus bergaya kota. Sebab nantinya transaksi keuangan lebih banyak online. Ia pun meminta pengurus LPD mulai memikirkan ATM dan mobile banking agar bisa bertransaksi dari HP.(man)