Jumlah Pemilih di Badung Bertambah Jadi 385.609

Mangupura (Bisnis Bali) – Jumlah pemilih di Kabupaten Badung bertambah. Jika sebelumnya pemilih di Badung tercatat 384.609 pemilih, kini bertambah menjadi 385.210 pemilih. Tambahan pemilih ini berasal dari pendataan KPU Badung terhadap warga yang melakukan pindah memilih. Dari data tersebut terbanyak di Kuta Utara terutama di Lapas Kerobokan.

“Pemilih di Badung sekarang bertambah, yang awalnya 384.609 pemilih, menjadi 385.210 pemilih. Jadi ada penambahan signifikan mencapai 601 pemilih yang kita tetapkan per tanggal 17 Februari 2019 melalui rapat pleno,” ungkap Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta saat memberikan keterangan pers bersama Kepala Kesbangpolinmas Badung I Nyoman Suendi, didampingi Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thoman Yuniarta, Senin (18/2) kemarin.

Menurut Kayun, sapaan akrab I Wayan Semara Cipta, sebetulnya berdasarkan pendataan pindah memilih, total terdapat 819 pindah pemilih masuk ke Badung. Namun, ada juga warga pindah memilih ke luar Badung yang jumlahnya 218 orang. Dengan demikian, tambahan pemilih di Badung 601 pemilih.

Pria asal Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, mengungkapkan, tambahan pemilih di Badung terbanyak ada di Kecamatan Kuta Utara terutama di Lapas Kerobokan. “Setelah dilakukan pendataan, ternyata banyak dari warga binaan sudah terdaftar sebagai pemilih di daerah asal. Ini otomatis diposisikan sebagai pemilih pindahan,” ungkapnya.

Namun, karena berstatus pindah memilih, konsekuensinya tidak semua surat suara bakal diberikan. “Ketentuannya sudah ada, jika pindah memilih antarkecamatan, maka tidak akan mendapat surat suara pemilihan DPRD, jika pindah memilih antarkabupaten, maka konsekuensinya hanya mendapatkan surat suara pemilihan presiden, DPR RI, dan DPD saja. Kemudian, jika pindah memilih lintas provinsi, maka hanya dapat surat saura pemilihan presiden saja,” terang Kayun.

Sebab ada tambahan pemilih ini, KPU Badung akan menyiapkan penambahan tempat pemungutan suara (TPS) di Lapas Kerobokan 2 TPS. “Jadi ada perubahan jumlah TPS dari 1.411 menjadi 1.413 TPS di Kabupaten Badung,” jelas dia.

Sementara, Kepala Kesbangpolinmas Badung I Nyoman Suendi menyatakan telah turun untuk ikut menyosialisasikan pesta demokrasi lima tahun sekali ini kepada masyarakat. Pihaknya berharap dengan sinergi semua pihak, penyelenggaraan pemilu 17 April 2019 mendatang, khusus di Badung, dapat berjalan dengan baik.

Suendi sangat optimis partisipasi pemilih di Badung akan meningkat daripada Pilgub 2018 lalu. “Astungkara partisipasi pemilih di Badung mencapai 80 persen. Kami optimis bisa terealisasi, apalagi KPU Badung sudah banyak melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat,” tukasnya. (sar)