Denpasar ( Bisnis Bali) – Sejumlah pengamat properti menyampaikan tahun 2019 merupakan saatnya membeli produk properti untuk investasi. Ini berdasar kondisi beberapa tahun sebelumnya di mana penjualan cukup berat sehingga berdampak pada ramainya penjualan produk properti relatif murah. Demikian praktisi bisnis properti di Bali, Fransiskus, Senin (18/2).

Dikatakan, bagi pemilik dana investasi tahun ini berpotensi menguntungkan karena prediksi beberapa tahun mendatang penjualan akan ramai. Tak hanya properti menengah atas tapi juga bawah. Kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor properti baik berupa LTV maupun KPR khusus milenial dinilai akan menggelorakan sektor properti yang memiliki pengaruh luas terhadap sektor perekonomian. Isu politik yakni pemilu tak signifikan mempengaruhi sektor properti Bali karena memang citra bisnis properti Bali makin bagus di mata internasional. ” Momen ini tentunya ditunggu kalangan pemodal khususnya yang mengetahui Bali yang memiliki sektor properti dengan prospek investasi menjanjikan kini dan mendatang,” ujar Owner Perum Rasuni Regency ini. (gun)