DISABLITAS - Kunjungan Ketua Lk3 Dharma laksana ke rumah Ni Nyoman Bunter penderita disabilitas di Desa Blahbatuh yang lagi terbaring tidak berdaya karena struk.

Gianyar (Bisnis Bali) – Warga penyandang disabilitas di Kabupaten Gianyar sudah menyentuh angka lebih dari 2300 orang. Ketua Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dharma Laksana, I Nyoman Arjawa, S. Sn, baru – baru ini mengatakan penyandang disabilitas di Kabupaten Gianyar perlu mendapat sentuhan bantuan pemerintah.

Diungkapkannya, di setiap desa di Kabupaten Gianyar ada sekitar 30-50 penyandang disabilitas. Jika dijumlahkan di Kabupaten Gianyar terdapat sekitar 2300 penyandang disabilitas. Warga penyandang disabilitas tersebut kondisinya memprihatinkan. Kondisi ekonomi keluarga kekurangan menyebabkan mereka tidak berdaya.

Di sisi lain, keluarga disabilitas ini belum terjangkau sepenuhnya oleh program pemerintah, sehingga membutuhkan perhatian dari berbagai pihak untuk meringankan beban keluarga tersebut. Menurutnya, penderitaan keluarga penyandang anak disabelitas di Gianyar memang sungguh ironis. “Meski menyandang kabupaten layak anak, jangkauan program pemerintah  belum sepenuhnya dapat menjawab penderitaan keseharian keluarga disebelitas ini,” ucap Nyoman Arjawa.

Ia sempat berkunjung ke Blahbatuh dengan menggandeng sebuah yayasan. Dari kunjungannya tersebut didapatkan fakta ada tujuh keluarga disabilitas dari ratusan penyandang disabilitas kondisinya tidak berdaya. Selain karena kondisi ekonomi, disebutkan juga salah satu keluarga tidak bisa bergerak bebas mencari nafkah.

Arjawa berharap program pemerintah dapat menyentuh dan meringankan beban keluarga penyandang disabilitas ini. Dari data yang dimiliknya, di Gianyar terdapat lebih dari 2.300 keluarga penyandang disabilitas, yang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak dan pemerintah. (kup)