Valentine, KPU Tabanan bagi-bagi Bunga di Sepuluh Kecamatan

I Gede Putu Weda Subawa., SE., MM

Tabanan (Bisnis Bali) –
Momen valentine pada 14 Februari 2019 dimanfaatkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan untuk sosialisasi Pemilu. Sosialisasi dihari kasih sayang tersebut dilakukan dengan membagikan bunga mawar melalui Relawan Demokrasi, serentak di sepuluh kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Pembagian bunga dan brosur oleh Relawan Demokrasi

Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa., SE., MM di sela-sela media gathering KPU Tabanan, Kamis (14/2) mengungkapkan, KPU Tabanan melalui relawan demokrasi yang jumlahnya total 55 orang memanfaatkan momen valentine ini untuk melakukan sosialisasi. Paparnya, selain sosialiasi dengan membagikan bunga, sosialisasi ini juga membagikan brosur yang isinya terkait mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan atau ajakan memilih pada pelaksanaan Pemilu yang jatuh pada 17 April mendatang.
“Pada hari sebelumnya baik bunga maupun brosur itu sudah dibagikan kesetiap kecamatan di Kabupaten Tabanan, sehingga pada hari H (valentine) ini mereka (relawan demokrasi) melakukan sosialisasi dengan menyasar pusat keramaian. Diantaranya, pasar maupun traffic light,” tuturnya.
Jelas Weda, selain momen valentine, relawan demokrasi yang terbagi atas 5 orang di setiap kecamatan ini terus melakukan sosialisasi Pemilu. Selain itu katanya, sosialisasi juga dilakukan langsung oleh KPU dengan sasaran pemilih pemula dimasing-masing kecamatan.
“Nantinya anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengumpulkan tokoh-tokoh pemuda dimasing-masing kecamatan, lanjut kemudian kami akan turun kelapangan melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pencapaian target partisipasi pemilih pada Pemiliu mendatang, yakni 85 persen. Pihaknya, sangat optimis target tersebut akan tercapai. Sebab pertimbanganya, pada ajang Pilkada sebelumnya partisipasi jumlah pemilih saat itu bisa mencapai 82 persen. Biasanya, bercermin dari pengalaman sebelumnya untuk pemilihan legislatip (Pileg) angka pasrtisipasi pasti akan tinggi, bahkan lebih tinggi dari pencapain partisipasi pada ajang Pilkada yang ada di Kabupaten Tabanan.
“Pilpres ini akan mengimbangi dengan Pileg, karena mesin partai semuanya pasti bekerja. Selain itu, angka 85 persen tersebut memang pernah dicapai dulu di Tabanan,” tandasnya.*man