SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja,  Gede Kusuma Jaya dan Tim STP Nusa Dua Bali saat sosialisasi pendidikan pelatihan keterampilan calon tenaga kerja ke luar negeri bagi remaja KK miskin.

Semarapura (Bisnis Bali) – Dalam upaya mengentaskan masalah kemiskinan, perbekel harus proaktif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, yaitu bupati. Data jumlah KK miskin yang dilaporkan harus akurat dan disampaikan secepatnya karena akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sosialisasi Pendidikan Pelatihan Keterampilan Calon Tenaga Kerja (Canaker) ke luar negeri, di Ruang Rapat Praja Mandala.

Bupati Suwirta mengatakan saat melaksanakan program bedah desa pada periode pertama kepemimpinannya, ia mengaku banyak menemukan KK miskin yang anaknya berpotensi membantu ekonomi keluarga namun terkendala biaya untuk belajar dan bekerja ke luar negeri. Menurutnya, pemkab tidak bisa secara terus-menerus memberikan bantuan beras dan sembako kepada KK miskin ini. Pemkab lebih baik mendidik para anak dari keluarga kurang mampu ini untuk bekerja ke luar negeri sehingga dapat mengangkat taraf hidup dan mengurangi kemiskinan.

Program kerja ke luar negeri atau kapal pesiar ini merupakan salah satu program unggulan dari Bupati Suwirta dalam mengurangi angka KK miskin di Klungkung. Sasaran dari program ini adalah anak remaja setingkat SMA/SMK maupun yang telah tamat. “Program ini dikhususkan kepada anak remaja yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bekerja sama dengan STP Nusa Dua Bali, mereka nantinya dididik menjadi tenaga kerja yang andal dan diberangkatkan ke luar negeri yang dibiayai oleh Pemkab Klungkung. Diharapkan, kembali dari bekerja di kapal pesiar dapat membantu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Gede Kusuma Jaya dalam laporannya mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut kerja sama dengan pihak STP Nusa Dua Bali dalam mendidik dan menyalurkan ke luar negeri para tenaga kerja yang berasal dari KK miskin di Klungkung. “ Melalui program dan kerja sama ini kami ingin mencerdaskan dan memberikan pekerjaan kepada KK miskin secara gratis sehingga akan dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Lewat sosialisasi ini diharapkan terjadi persamaan persepsi terkait segala hal mengenai program ini,” ujar Kusuma Jaya.

Selanjutnya, para perbekel diharapkan sudah mengumpulkan data KK miskin di desanya paling lambat hingga akhir Ferbuari ini. Kemudian dari data tersebut akan dipanggil untuk dilakukan tes oleh Tim STP Nusa Dua Bali. Setelah lulus tes barulah diberikan pendidikan dan pelatihan kerja sebelum nantinya disalurkan untuk bekerja. (dar)