Mangupura (Bisnis Bali) –Sebagai daerah tujuan wisata, Bali memiliki keunggulan di sektor pariwisata dan menjadi salah satu bisnis utama di daerah ini. Inilah membuat bank Mandiri berupaya meningkatkan transaksi, termasuk aktif dalam memberikan solusi perbankan khususnya di sektor pariwisata.

“Pelaku usaha yang bergerak di bisnis hotel, restauran dan kafe (horeka) di Bali merupakan sektor utama bank  sehingga kami pada tahun ini akan lebih meningkatkan pelayanan di sektor ini,” kata CEO Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, Rully Setiawan di Kuta, Jumat malam.

Ia mengatakan, total horeka yang bekerja sampai saat ini mencapai 3.270 dan terbagi 1.840 hotell serta 1.430 restoran. Dari jumlah tersebut 60 persen bisnis horeka menyumbang pertumbuhan kredit dan sisanya dari distributor dan perdagangan.

Oleh karenanya pada 2019 ini, bank BUMN ini akan memperbesar transaksi di sektor pariwisata tersebut. Upaya yang diterapkan di antaranya melalui program Mandiri Horeka Untung yaitu pemberiaan apresiasi dan benefit kepada pelaku horeka (merchant) atau pun tenant atas aktivitas perbankan yang dilakukan  seperti, transaksi di Mandiri EDC, sales volume, peningkatan dana, aplikasi EDC baru, serta aktif dalam melakukan transaksi melalui Mandiri Internet Bisnis (MIB).

Menurutnya setiap transaksi, nasabah merchant akan mendapatkan poin yang dihitung dalam satu periode. Hasil poin tersebut akan dilelang dengan hadiah yang telah disiapkan oleh bank.

“Dengan adanya layanan tersebut kami berharap setidaknya ada penambahan 1.000 nasabah baru di bidang horeka di Bali pada 2019,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia berharap perusahaan horeka di Bali akan lebih besar atau dominan melakukan transaksi di Mandiri dibandingkan bank lainnya juga bermain di horela. Harapan tersebut seiring dengan target pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada 2019 ini tumbuh 20 persen, termasuk penyaluran kredit yang sama meningkat 20 persen dari kinerja tahun lalu. Pada 2017 lalu, pertumbuhan DPK di kisaran Rp23 triliun dan tahun ini bertambah Rp5 triliun, begitupula kredit bisa bertambah Rp3 triliun dari pencapaian 2017 mencapai Rp15 triliun.

Ia pun optimis memasuki pilpres tidak ada kendala, terbukti hingga Februari kondisi tergolong aman di Bali Nusra.

Vice President Area Kuta Badung, Ary Widya Dela Poerwanto mengatakan, program ini sejalan dengan perkembangan zaman mengarah serba digital. Bank siap membantu segala kebutuhan transaksi nasabah melalui e-channel Mandiri EDC, Mandiri Internet Bisnis, Mandiri Cash Management, Mandiri Online, Mandiri E-Commerce dan lain lain.*dik