EVENT - Workshop Sport Event yang diselenggarakan Kemenpar RI, Kamis (7/2).

Mangupura (Bisnis Bali) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman)  untuk berlibur ke Indonesia pada 2019. Guna mencapai target kunjungan wisman ke Indonesia akan digeliatkan sport tourism dengan penyelenggraan berbagai sport event.

Kepala Bidang Wisata Buatan Kemenpar RI, Drs. Hidayat, M.M., di sela-sela Workshop Sport Event Kemenpar RI, Kamis (7/2) mengatakan, pelaksanaan sport event ini untuk mendatangkan wisatawan ke Bali. Untuk menyelenggarakan sport event tentu perlu mendapatkan masukan dari asosiasi olahraga termasuk pelaku pariwisata yang selama ini menjadi event organizer (EO) yang selama ini menyelenggarakan event berskala internasional di Indonesia termasuk di Bali.

Hidayat menjelaskan, masukan pelaksanaan event sport tourism yang telah dilaksanakan akan menjadi gambaran dan data potensi sport tourism di Indonesia. “Selanjutnya sport tourism ini bisa dikembangkan untuk menggaet wisman sport tourism ke Indonesia,” katanya.

Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar RI, Drs. Alexander Reyaan, M.M., mengatakan, pelaksanaan sport tourism akan mampu mendatangkan wisman ke Indonesia.

Ia mencontohkan pelaksanaan Asian Game sebelumnya mampu menggairahkan pariwisata Indonesia terbukti, hunian hotel bisa mencapai 100 persen terutama hotel berdekatan lokasi perhelatan olah raga internasional tersebut. Kontribusi transaksi terbesar kegiatan sport tourism berasal dari penonton.

Ia menyampaikan potensi wisata buatan dan alam ditargetkan 5 persen dari 20 juta wisman ke Indonesia 2019. Sementara wisatawan sport tourism ditargetkan 25 persen dari 5 persen target wisata buatan dan alam. Tahun 2019 ditargetkan 250.000 wisatawan sport tourism ke Indonesia.

Alexander Reyan menegaskan, di samping menjadi tuan rumah pelaksanaan MICE, pariwisata Bali khususnya bisa menjadi tuan rumah sport event. Untuk menjadi kawasan  sport tourism dunia Bali harus menambah fasilitas outdoor untuk pelaksanaan sport tourism.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, Bali memiliki potensi besar mensinergikan pariwisata dan olahraga. EO yang paham di bidang olahraga sebagai penyelenggara dan pelaku di sektor pariwisata yang bertugas mempromosikan.

Ia menjelaskan, untuk sport tourism  yang mengarah bersepeda dan lari sudah diarahkan ke wisata alam. Seperti pelaksanaan event bersepeda dan lari sudah dikemas Bali internasional triathlon, termasuk event surfing internasional di Pantai Keramas Gianyar. (kup)