Mangupura (Bisnis Bali) –   Hingga saat ini pencarian produk properti di Bali khususnya tak pernah surut. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi kalangan broker property. Mereka dituntut profesional dan mumpuni dalam layanan jasa sehingga bukan saja mampu bersaing dengan broker lainnya juga sukses hingga transaksi. Demikian dingkapkan Icha salah seorang broker properti, Selasa (5/1).

Dikatakan, seorang broker harus kaya referensi produk properti yang dijual pemiliknya. Tak cukup itu saja, broker profesional juga harus tahu riwayat produk properti tersebut selain hal – hal fisik lainnya secara terang benderang. Contohnya mengenai lokasi, akses jalan, juga kondisi dan dinamika lingkungan sekitar sehingga tak ada kecemasan atau keragu – raguan terkait keberadaan properti yang dijual tersebut. Tentu saja secara legal tanah atau rumah yang dijual harus ada sertifikat hal miliknya. Ini amat penting untuk mengkondisikan penawaran harga selain memperhatikan harga pasaran.

Dengan mengetahui detil tentang properti yang dijual pemiliknya broker akan lebih aman dan nyaman untuk menawarkan kepada calon pembeli. Pengetahuan tentang harga properti dan prospek pasar di kawasan tertentu memungkinkan broker lebih lihai dalam bernegoisasi sehingga tujuan yang ingin dicapai yakni keberhasilan transaksi bisa terwujud. Artinya transaksi sukses fee untuk broker pun bisa diterima sesuai kesepakatan sebelumnya dengan owner atau pemilik properti. (gun)