Pedanda di Gianyar Rasakan Manfaat BPJS Ketenagkerjaan

Gianyar (Bisnis Bali) – BPJS Ketenagakerjaan menaruh kepedulian yang tinggi terhadap pemuka agama, salah satunya lewat penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari pedanda yang meninggal dunia.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar, Imam Santoso bersama Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar , I Gde Wayan Suntawinaya mengatakan para pedanda di Gianyar sendiri sudah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, sehingga secara otomatis ahli waris pedanda mendapatkan haknya dari program JKM.

Surya selaku ahli waris mengatakan sangat berterimakasih dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini dan manfaat yang dirasakan sangat membantu.

“Saya mengapresiasi dengan adanya jaminan social di ketenagakerjaan ini sehingga bisa membantu kami untuk melanjutkan hidup dan dapat digunakan untuk melaksanakan upacara Ngaben”, tegasnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Ida Bagus Adi Suparta yang merupakan tokoh yang mengkoordinir pedanda di Kabupaten Gianyar. Dia menyatakan pentingnya peran BPJS Ketenagakerjaan untuk masyarakat secara keseluruhan.

“Sudah selama 5 tahun kami sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, kami merasakan manfaat dan pelayanan jaminan sosial sangat baik,” katanya.

Diharapkan seluruh masyarakat Bali dapat terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaaan dengan adanya dukungan pula dari pemerintah.

Imam Santoso menegaskan cukup dengan membayar iuran Rp16.800 per bulan dirasa sangatlah murah dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan oleh peserta.

“Jika dibandingkan antara iuran yang dibayarkan dengan manfaatkan yang didapatkan maka dibutuhkan waktu hingga berusia ratusan tahun untuk bisa mencapai nominal tersebut, hari ini mendaftar besok meninggal kami bayarkan hak daripada peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut”, ungkapnya.*dik