Denpasar (Bisnis Bali) – Harga daging ayam di pasaran sudah mulai normal. Saat ini telah mencapai Rp35.000 per kilogram. Sebelumnya harga daging ayam sempat di atas Rp40.000 per kilogram.

Di Pasar Badung Cokroaminoto, salah seorang pedagang, I Gusti Ayu Suhaeni, Rabu (30/1) kemarin mengatakan, harga daging ayam berangsur normal sejak seminggu terakhir. Diakuinya, harga daging ayam sebelumnya Rp36.000 per kilogram yang bertahan cukup lama. Pascatahun baru, harga daging ayam sempat di atas Rp40.000 per kilogram. “Sejak seminggu ini, harga ayam sudah menginjak angka Rp35.000 per kilogram, sebelumnya cukup lama di harga Rp36.000 per kilogram,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini pasokan ayam cukup banyak di pasaran. Namun, menurutnya, harga belum bisa turun drastis, dikarenakan masih melihat pasokan beberapa hari ke depan. Dengan pasokan yang melimpah ini, harga bisa kembali normal Rp34.000per kilogram atau bahkan Rp32.000per kilogram.

Meski sudah turun, wanita yang akrab disapa Bu Gusti ini mengatakan, pembeli masih sepi. Menurutnya, hal ini dikarenakan daya beli masyarakat yang belum membaik.

Senada dengan itu, pedagang daging ayam lainnya, Khotimah, juga mengatakan harga daging ayam kembali turun sejak sepekan terakhir. Saat ini harga daging yang dijualnya Rp35.000 per kilogram. “Rata-rata di pasar ini harganya sama, Rp35.000 per kilogram,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar per Senin (28/1) lalu, harga daging ayam di beberapa pasar khususnya Pula Kerti dan Pasar Kreneng masih Rp38.000 dan Rp37.000 per kilogram. Namun harga daging ayam di Pasar Agung sudah Rp35.000 per kilogram. *wid