Hadapi Tantangan 2019, DPK Perbarindo Badung Gelar Tirtayatra

PUNIA - Penyerahan dana punia DPK Perbarindo Badung dalam rangkaian acara tirtayatra di Pura Uluwatu.

Mangupura (Bisnis Bali) – Mengakhiri 2018 dan mengawali 2019, DPK Perbarindo Badung mengelar kegiatan tirtayatra ke Pura Uluwatu Sabtu (26/1). Ketua DPK Perbarindo Kabupaten Badung, Agus Prima Wardana, Senin (28/1) mengatakan, program tirtayatra dilaksanakan agar anggota DPK Perbarindo Badung siap menghadapi tantangan 2019.

Dipaparkannya, setiap tahun DPK Perbarindo Badung memprogramkan kegiatan tirtayatra ke pura-pura di Bali termasuk pura di Jawa Timur. Kegiatan tirtayatra guna meningkatkan kebersamaan dan tali silaturahmi antara anggota DPK Perbarindo Badung.

Ia menjelaskan, banyak tantangan yang dihadapi BPR 2019. Hal ini baik peningkatan angka kredit bermasalah (NPL) dan persaingan pemanfaatan teknologi informasi (TI) antar lembaga jasa keuangan (LJK).

Dipaparkannya, BPR masih dihadapkan masalah angka NPL yang mencapai di atas 5 persen. Walaupun demikian, tidak sedikit BPR di DPK Perbarindo Badung memiliki NPL di bawah 5 persen.

Melalui kegiatan tirtayatra, DPK Perbarindo Badung berharap bisa meningkatkan semangat bank perkreditan rakyat (BPR) menghadapi persaingan antar-LJK. Pengelola BPR juga termotivasi mampu menghadapi tantangan 2019.

Agus Prima Wardana menegaskan, kegiatan tirtayatra diikuti sekitar 1.000 orang. Peserta tirtayatra merupakan karyawan/karyawati dari 50 BPR anggota DPK Perbarindo Badung. Tirtayatra ke Pura Uluwatu dirangkaikan dengan kegiatan persembahyangan dan diakhiri dengan penyerahan dana punia.

Sekretaris DPK Perbarindo Badung, Wayan Eka Sudirta mengatakan, persembahyangan di Pura Luhur Uluwatu dilaksanakan, Sabtu (26/1) melibatkan seluruh  komisaris, direksi dan karyawan/karyawati BPR se-Kabupaten Badung. Hal ini merupakan agenda program kerja DPK Perbarindo Badung guna memohon keselamatan, kerahayuan, karyawan, pengurus, nasabah dalam pengelolaan usaha BPR. (adv)